Tutup Semarak Ramadan 2026, FST UIN Bandung Gelar Seminar Nuzulul Qur’an

UINSGD.AC.ID (Humas) — Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menutup rangkaian Semarak Ramadan (SERASI) 2026 dengan menggelar Seminar Nuzulul Qur’an di Aula FST, Rabu (11/3/2026). Dengan menghadirkan Guru Besar Tasawuf UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag., yang menekankan pentingnya membangun generasi Qur’ani melalui penguatan spiritualitas di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian Semarak Ramadan 1447 H di lingkungan FST yang selama beberapa waktu terakhir diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya tasmi’ Al-Qur’an Juz 29 dan Juz 30, penguatan spiritualitas Ramadan, serta kajian keislaman bagi sivitas akademika.

Selama seminar berlangsung dipandu oleh Dr. H. Aep Saepuloh, M.Si. sebagai moderator dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

Dalam sambutannya, Dekan FST Prof. Dr. Hasniah Aliah, M.Si. menegaskan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum membangun karakter akademik yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Menurutnya, peringatan Nuzulul Qur’an menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk merefleksikan kembali makna turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi manusia. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Isra ayat 9, “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk ke jalan yang paling lurus…”

“Melalui momentum ini diharapkan semakin tumbuh semangat untuk membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, Prof. Muhtar Solihin menyampaikan materi berjudul “Ramadan dan Nuzulul Qur’an: Spiritualisasi Generasi Qur’ani Berbasis Teknologi Dzauq Perspektif Brain Quantum Method.” Upaya membangun generasi Qur’ani melalui pendekatan spiritual yang tidak hanya rasional, tetapi harus menyentuh dimensi rasa (dzauq).

Menurutnya, spiritualitas Islam dalam praktik ibadah tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dalam lima rukun Islam yang membentuk kesadaran manusia dalam hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, dan masyarakat.

Direktur Brain Quantum Center (BQC) itu menjelaskan bahwa syahadat merupakan pengakuan tauhid atau kesadaran bahwa manusia terikat dalam perjanjian spiritual dengan Allah. Salat menjadi sarana penyadaran kehambaan dan refleksi diri secara terus-menerus. Puasa melatih manusia menundukkan ego serta menyadari keterbatasan diri sebagai makhluk yang bergantung kepada Allah. Zakat menegaskan dimensi sosial Islam melalui praktik memanusiakan manusia, sedangkan haji menjadi simbol perjalanan spiritual universal yang menghubungkan umat manusia dalam kesatuan kemanusiaan.

Dalam penjelasannya tentang puasa, mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).

Ayat ini menunjukkan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk ketakwaan, yakni kesadaran spiritual yang memadukan iman, disiplin diri, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan sosial.

Generasi Qur’ani tidak cukup hanya memahami Al-Qur’an secara intelektual, tetapi perlu merasakan nilai-nilai spiritualnya melalui pengalaman batin yang mendalam.

“Ramadan dan peristiwa Nuzulul Qur’an harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran spiritual generasi muda, sehingga Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi penutupan resmi rangkaian Semarak Ramadan FST 2026, yang selama bulan Ramadan menghadirkan berbagai program penguatan spiritual dan literasi Al-Qur’an bagi mahasiswa.

Dengan adanya seminar ini, Ketua Panitia Eva Fauziah, M.Sc mengajak seluruh sivitas akademika untuk memanfaatkan Ramadan sebagai momentum memperkuat hubungan dengan Al-Qur’an. “Mari belajar bersama, mari kita isi kemuliaan Ramadan dengan berbagai kebaikan,” pungkasnya.

Untuk mengetahui live Seminar Nuzulul Qur’an – Semarak Ramadhan Fakultas Sains & Teknologi Tahun 2026 M/1447 H dapat disakasikan dalam kanal Youtube ini

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *