Tim Konsorsium Ilmu UIN Bandung Lakukan Studi Tiru ke UIN Makassar

UINSGD.AC.ID (Humas) — Tim Konsorsium Ilmu UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dipimpin Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag., yang terdiri dari Prof. Dr. H. Supiana, M.Ag, Prof. M. Taufiq Rahman, MA., PhD., Drs. Wiryo, M.Si., mengunjungi UIN Makassar dalam rangka studi tiru dan penguatan kerja sama pengembangan integrasi keilmuan, Kamis (11/12/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik (best practice) dalam pengembangan integrasi ilmu agama dan ilmu umum, sekaligus mempelajari proses pembukaan Program Studi Kedokteran di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Dalam kegiatan tersebut, tim konsorsium ilmu UIN Bandung mengikuti sesi berbagi dan diskusi bersama pimpinan UIN Makassar, dengan fokus pada strategi, tantangan, serta penguatan integrasi keilmuan di tingkat fakultas. Diskusi secara khusus melibatkan Fakultas Ushuluddin UIN Makassar sebagai salah satu fakultas yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan kajian keislaman yang terintegrasi dengan ilmu-ilmu kontemporer.

Rombongan UIN Bandung diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Makassar, Prof. Kamaluddin Abu Nawas, Dekan Fakultas Ushuluddin Prof. Muhaemin, serta para pimpinan fakultas dan program studi. Turut hadir sejumlah guru besar Fakultas Ushuluddin, di antaranya Prof. Ghalib, Prof. Muhsin, dan Prof. Andi Ali.

Wakil Rektor I UIN Bandung, Prof. Dadan Rusmana, menyampaikan bahwa studi tiru ini menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan penguatan arah pengembangan integrasi keilmuan. “Sejak tahun 2005, UIN Bandung bersama PTKIN lainnya telah berupaya mengembangkan integrasi ilmu agama dan ilmu umum, baik pada ranah ontologis, epistemologis, maupun aksiologis. Dua puluh tahun perjalanan ini tentu perlu terus dievaluasi, diperkuat, dan dikembangkan untuk menyongsong fase berikutnya,” ujarnya.

Selain isu integrasi keilmuan, tim konsorsium mempelajari pengalaman UIN Makassar dalam membuka Program Studi Kedokteran. Pembahasan meliputi strategi perencanaan, tantangan regulasi, pengembangan kurikulum, kesiapan sumber daya, hingga pemenuhan standar fasilitas pendidikan kedokteran, termasuk penguatan integrasi nilai-nilai keislaman dalam pendidikan medis.

Melalui kunjungan ini, UIN Bandung berharap dapat membuka peluang kerja sama dan kolaborasi berkelanjutan dengan UIN Makassar, baik dalam pengembangan integrasi ilmu agama dan ilmu umum maupun peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *