UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Buku Ajar

Tatkala kita akan merancang suatu pendidikan, misalnya sekolah, yang mula-mula kita pikirkan adalah akan menghasilkan lulusan yang bagaimana sekolah itu. Selanjutnya terpikir juga bagaimana struktur kurikulumnya, tenaga pelaksananya,pembiayaan,dan lain-lain. Tapi yang paling penting apakah pandangan hidup yang diyakini terakomodasi dalam desain itu. Inilah tahap pemikiran; disebut juga tahap filsafat . Memang sebaiknya demikian, agar lembaga pendidikan itu menghasilkan lulusan yang  baik, terutama mendukung pandangan hidup desainernya.

Setelah tahap filsafat, muncul tahap kedua, yaitu tahap perumusan paradigma, paradigma itu dipastikan merupakan kristalisasi dari pemikiran filosofik tadi. Paradigma di sini diartikan out-line yang menggambarkan langkah kerja, dalam hal ini kerja mengembangkan pendidikan Islami. – Prof. Dr. A. Tafsir. (Guru Besar Ilmu Pendidikan Islam UIN SGD Bandung).

Secara umum, buku ini terdiri atas tiga utama. Bagian pertama, mencoba mengungkap kerangka dasar pemikiran pendidikan Islam, baik secara ontologis maupun secara epistemologis. Di awali dengan deskripsi ontologis tentang tema pemikiran pendidikan Islam, bagian ini mengetengahkan kajian epistemologis filsafat pendidikan Islam dan ilmu pendidikan Islam. Selain itu, disajikan pula kajian pemikiran pendidikan Islam berparadigma Al-Quran dan hadis serta pemikiran tentang hubungan manusia dengan pendiidkan (Islam). Bagian kedua mengetengahkan pemikiran tentang pendidikan Islam sebagai sebuah sistem. Dengan terlebih dahulu menjelaskan konsep dasar sebuah sistem pendidikan, bagian ini mencoba mengeksplorasi tujuan pendidikan, anak didik, metode, kurikulum, dan kelembagaan pendidikan Islam. Adapun bagian ketiga mengetengahkan kajian pemikiran tokoh tentang pendidikan Islam.                 -Prof. Dr. H. Mahmud,M.Si.

Judul : Pemikiran Pendidikan Islam

Penulis : Prof. Dr. H. Mahmud,M.Si.

Cetakan : Terbit 2011

Penerbit : Pustaka Setia

ISBN : 978-979-076-096-7