Prestasi Membanggakan, 2 Tim Debat Hukum UIN Bandung Melaju ke Final RDK UGM

UINSGD.AC.ID (Humas) – Panggung debat hukum nasional kembali dikejutkan oleh taring tajam delegasi dari Kota Kembang. Lembaga Kajian dan Debat Mahasiswa (LKDM) Ilmu Hukum, Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sukses meloloskan dua tim sekaligus ke babak final ajang bergengsi Arena Argumentasi Ramadhan di Kampus (RDK) 1447 H di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Pencapaian ini menempatkan UIN Bandung sebagai penantang terkuat dalam kompetisi yang diikuti oleh lebih dari 50 perguruan tinggi terbaik se-Indonesia.

Keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan atau hasil sulap semalam, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang melelahkan namun membanggakan. Perjuangan dimulai 25 Desember 2025, melalui babak penyisihan video orasi yang sangat kompetitif.

Di bawah asuhan Direktur LKDM, Reyhan Farika Chandra, kedua tim berhasil memikat juri melalui kedalaman analisis yang mampu mengawinkan nilai-nilai keislaman dengan prinsip kemanusiaan universal.

Ujian sesungguhnya terjadi pada 18–19 Februari 2026. Dalam format Asian Parliamentary yang dikenal sangat menguras mental, para delegasi dipaksa berpikir kilat, menyusun strategi dalam hitungan menit, dan meruntuhkan argumen lawan dengan data hukum yang presisi. Hasilnya manis: pada 21 Februari, kedua tim resmi mengamankan tiket final dan siap bertarung secara luring (tatap muka) di Kampus Biru UGM pada 1 Maret 2026.

Inilah daftar “Gladiator” kebanggaan UIN Bandung:

Delegasi I: Reyhan Farika Chandra, Astrianingsih, dan Suci Nuraini (Semester 6), didampingi Rizky Ramadhan (LO).

Delegasi II: Yuda Saputra, Azka Fauziah, dan Ima Saima (Semester 4), didampingi Sabrina Azzahra Sodikin (LO).

Prestasi di UGM ini seolah menjadi penegasan atas dominasi LKDM dalam satu dekade terakhir. Rekam jejak mereka tidak main-main, mulai dari Juara I UNISSULA Law Fair, Regional Debat MPR, hingga jawara di Gelora Sparta Universitas Sumatera Utara.

Dukungan Penuh Jurusan

Ketua Jurusan Ilmu Hukum UIN Bandung, E. Hasbi Nassaruddin, SH, MH menyebut prestasi ini sebagai bukti nyata keberhasilan pengembangan mahasiswa secara holistik. Lolosnya dua tim ini sekaligus membuktikan regenerasi yang sehat di tubuh LKDM, di mana mahasiswa semester 4 sudah mampu bersaing di level tertinggi bersama para seniornya.

“Jurusan memiliki mandat strategis untuk mendukung potensi mahasiswa secara menyeluruh. Kami memastikan dukungan, baik secara administratif maupun finansial, hadir bagi mereka yang berani berkompetisi di tingkat nasional hingga internasional,” tegas Hasbi, Kamis (26/2/2026).

Hasbi juga menitipkan pesan penting bagi birokrasi kampus. Ia berharap sinergi jurusan dengan fakultas dan universitas terus diperkuat untuk memberikan pembinaan organisasi yang lebih masif. Menurutnya, dukungan anggaran yang proporsional dan pengelolaan beasiswa adalah “bensin” utama bagi munculnya talenta-talenta hebat di masa depan.

Jika semangat juang mahasiswa LKDM bertemu dengan dukungan penuh dari universitas, maka kita tidak hanya mencetak ahli hukum, tetapi juga pemimpin dan diplomat masa depan yang cakap.

“Kami doakan yang terbaik bagi kedua delegasi yang akan bertolak ke Yogyakarta, besok (27/02/2026). Semoga Allah SWT memberikan kelancaran, ketenangan berpikir, dan keberanian dalam mempertahankan argumen di podium final nanti. Ia berharap perjalanan menuju UGM tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga pengalaman batin dan intelektual yang berharga,” tutur Hasbi penuh haru.(Nanang Sungkawa Kontributor)

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *