UINSGD.AC.ID (Humas) — Rumah Moderasi Beragama (RMB) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Moderation Goes Green bertajuk “merawat harmoni semesta dalam bingkai moderasi di era deforestasi” selama empat hari, dari tanggal 13–16 Desember 2025, bertempat di Aula Fakultas Ushuluddin, Kampus II.
Direktur RMB UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., didampingi Sekretaris RMB Dr. H. Sahrul Anwar, M.Ag., dan Eko Agus Purwanto, menjelaskan bahwa Moderation Goes Green merupakan program edukatif dan aksi nyata yang menyasar mahasiswa sebagai agen perubahan di lingkungan kampus dan masyarakat.
Prof Usep menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta yang terbagi ke dalam tiga kelas pelatihan, masing-masing berjumlah 30 orang. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dengan kesadaran dan tanggung jawab ekologis sebagai bentuk implementasi ekoteologi dalam konteks pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seminar ekologi yang membahas relasi antara ajaran agama, moderasi beragama, dan isu-isu lingkungan hidup. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak memahami bahwa menjaga kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia sebagai khalifah di bumi.
“Seminar ekologi ini menekankan pentingnya sikap moderat, adil, dan berkelanjutan dalam merespons krisis lingkungan global,” tegasnya.
Sebagai penguatan aspek praktik, mahasiswa kemudian mengikuti sejumlah pelatihan keterampilan ramah lingkungan, meliputi pelatihan eco brick untuk pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bangunan alternatif, pelatihan eco enzyme melalui pemanfaatan limbah organik rumah tangga menjadi cairan serbaguna, serta pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi sabun guna mengurangi pencemaran air.
Puncak kegiatan ditandai dengan aksi penanaman pohon produktif di lingkungan kampus sebagai simbol komitmen keberlanjutan dan kepedulian ekologis. “Penanaman pohon tidak hanya berfungsi sebagai upaya penghijauan, tetapi menjadi media edukasi jangka panjang tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam,” jelasnya.
Melalui kegiatan Moderation Goes Green, RMB UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman konseptual tentang moderasi beragama dan ekologi, yang mampu mengimplementasikannya dalam tindakan nyata yang berdampak positif bagi lingkungan kampus dan masyarakat luas. “Ini merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi keagamaan dalam membangun generasi yang religius, moderat, dan berwawasan lingkungan,” pungkasnya.



