UINSGD.AC.ID (Humas) — Dalam rangkaian Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung, jajaran pimpinan universitas melaksanakan ziarah ke makam pendiri IAIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. KH. Anwar Musaddad, yang berlokasi di lingkungan Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah, Tarogong Kidul Garut, Jumat (10/4/2026).
Kegiatan ziarah dipimpin langsung oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., didampingi para wakil rektor, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, serta unsur sivitas akademika lainnya. Ziarah berlangsung khidmat dengan pembacaan doa, tahlil, dan refleksi atas jasa-jasa para pendiri kampus.
Rektor Prof. Rosihon Anwar menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk penghormatan terhadap warisan perjuangan para pendiri kampus yang telah meletakkan fondasi keilmuan dan pengabdian.
“Ziarah ini merupakan bagian penting dari rangkaian Dies Natalis ke-58 UIN Bandung. Melalui momentum ini, kita mengenang, mendoakan, sekaligus meneladani perjuangan Prof. KH. Anwar Musaddad yang telah merintis lahirnya IAIN Sunan Gunung Djati, yang kini berkembang menjadi UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” ujarnya.
Menurutnya, semangat perjuangan pendiri harus terus diwariskan kepada generasi kampus hari ini agar UIN Bandung tetap kokoh sebagai pusat pengembangan ilmu, integritas, dan peradaban.
“Nilai-nilai keteladanan beliau adalah inspirasi bagi kita semua untuk terus membangun kampus ini dengan dedikasi, keikhlasan, dan visi kemajuan umat,” jelasnya.
Ziarah ke makam pendiri menjadi penutup rangkaian agenda Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung, setelah sebelumnya digelar halal bihalal Idulfitri, gerakan penanaman pohon, pengukuhan guru besar, dan sidang Senat Terbuka Dies Natalis.
Dengan adanya ziarah ini, UIN Bandung meneguhkan kembali ikatan historis dengan para pendiri, memperkuat komitmen melanjutkan cita-cita besar mereka dalam membangun pendidikan Islam yang unggul, kompetitif, moderat dan berdaya saing global yang berbasis rahmatan lil alamin.
