UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mutiara Penelitian

“Jangan katakan penelitian saya penting. Sebab, penting itu ketika hasilnya digunakan banyak orang”

“Peneltian ada kelasnya. Beberapa masih penelitian biasa. Kadang terlihat hebat saja”

“Proposal penelitian, memang ada masalah tetapi tidak jelas”

“Lemahnya kerangka pikir bukan tidak ada rujukan tetapi malas”

“Lah, proposal tidak merjuk artikel jurnal !?”

“Beberapa penelitian menuju kepada mainstream (arus utama). Ada juga yang entah apa”

“Tahu lemah metodologi tapi tidak kursus”

“Tidak banyak, tapi ada penelitian seperti skripsi”

“Koq tiga tahun proposalnya itu-itu juga. Apakah mutli years ?”

“Penelitian siapa? Koq gak sesuai kompetensi !”

“Publikasi bukan direnungkan tetapi dikerjakan”

“Tahun lalu belum publikasi mengapa mengajukan penelitian lagi tahun ini”

“Beberapa belum memahami konferensi secara utuh sebagai sarana publikasi”

“Jika dia lebih banyak bicara, maka lihat Google Scholar-nya”

“Mereviu proposal. Lihat Google Scholar pengusul, produktif atau tidak”

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag., Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan (Puslitpen) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SGD Bandung.