UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Bagaimana Meningkatkan Publikasi Ilmiah?


Pendahuluan

Topik ini sederhana, yaitu bagimana meningkatkan publikasi ilmiah? Dunia kampus di seantoro jagat sedang berlomba meningkatkan publikasi akademisi mereka di jurnal ilmiah. Ini erat kaitannya dengan pemeringkatan kampus dunia. Tingkat publikasi kampus menjadi indicator ranking.

Sungguh pun dilepaskan dari tujuan pemeringkatan, publikasi dunia kampus mempunyai signifikansi yang vital. Oleh karena itu, semua kampus di tanah air berusaha meningkatkan publikasi. Para pemimpin perguruan tinggi bekerja keras menentukan strategi yang efektif. Segenap akademisi terpacu meningkatkan skill penulisan artikel ilmiah.

Pembahasan
Tulisan ini berusaha menjawab bagaimana meningkatkan publikasi kampus. Publikasi di sini adalah penulisan artikel (paper) di jurnal ilmiah, nasional mapun internasional.

Kebijakan
Kampus harus menetapkan kebijakan peningkatan publikasi ilmiah. Kebijakan ini mesti diselaraskan dengan arah kebijakan nasional serta arahan-arahan dunia internasional. Dengan begitu, agenda peningkatan publikasi akan mendapat semacam dukungan dari dunia eksternal. Implikasi dukungan yang paling riil adalah menguatnya agenda internal bersamaan dengan terus bergulirnya arahan-arahan nasional dan internasional.

Kepemimpinan
Kebijakan internal ditetapkan melalui keputusan pimpinan perguruan tinggi. Setelah diputuskan, kebijakan tersebut akan diimplementasikan oleh pemimpin perguruan tinggi. Termasuk di dalam kebijakan itu adalah arah, tujuan, sasaran, target, biaya, dan penghargaan. Pimpinan perguruan tinggi harus dideklarasikan sebagai pemimpin publikasi kampus.

Menyiapkan SDM
Peningkatan publikasi ilmiah menuntut penyiapan sumber daya manusia (SDM). SDM terdiri atas penulis paper dan tata kelola. Kampus harus mendata dan mengelola serta meningkatkan kapasitas SDM melalui berbagai latihan. SDM merupakan kunci utama dalam peningkatan publikasi ilmiah. Harus dipastikan bahwa SDM penulisan dan tata kelola publikasi mengalami peningkatan.

Mencatat Hasil
Pengelola publikasi kampus harus mencatat hasil. Mula-mula baseline yaitu pencapaian di tahun-tahun yang lalu. Lalu, tentukan target berdasarkan kesiapan SDM. Semakin produktif semakin meningkat capaian publikasi. Hasil ini harus dicatat menjadi data, grafik, pengukuran, diumumkan, motivasi, dan pengendalian.

Laporan dan Evaluasi
Harus dibuat system peningkatan publikasi. Sistem ini akan dijalankan sesuai kebijakan dan pengaturan. Sistem harus dikontrol dan dikendalikan, berbagai strategi yang efektif harus ditempuh, harus dilakukan evaluasi terhadap seluruh komponen, dan dicarikan solusi atas berbagai kendala yang timbul. Segala kegiatan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan visioner untuk memenuhi laporan publik.

Kesimpulan
Berbagai strategi peningkatan publikasi dapat dilakukan sesuai konteks yang relevan dan efektif. Dia mencakup aspek umum dan spesifik. Ranking dan pemeringkatan kampus tidak perlu menjadi tujuan. Hal paling penting seluruh kumpulan individu mengalami kemajuan.

Dr. Wahyudin Darmalaksana, M.Ag, Kepala Pusat Penelitian dan Penerbitan LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung.