UINSGD.AC.ID (Humas) — Klinik Pratama UIN Sunan Gunung Djati Bandung menorehkan capaian membanggakan dengan meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Predikat tertinggi dalam penilaian akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan ini menegaskan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu dan berstandar nasional.
Rektor Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., menjelaskan ini berdasarkan Sertifikat Akreditasi Nomor YM.02.01/B/890/2025, Klinik Pratama UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berlokasi di Jl. A.H. Nasution No. 105, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat, dinyatakan telah memenuhi seluruh standar akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
“Alhamdulillah atas izin dan rahmat Alloh Swt, Klinik Pratama UIN Bandung mendapatkan akreditasi paripurna. itu saja,” tegasnya, Selasa (16/12/2025)
Akreditasi Paripurna ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 14 November 2025 hingga 14 November 2030. “Capaian ini menjadi bukti kesungguhan Klinik Pratama UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, yang terus berusaha meneguhkan tata kelola klinik yang profesional dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sertifikat akreditasi diterbitkan di Jakarta pada 3 Desember 2025 dan ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Maria Endang Sumiwi, MPH, serta Ketua Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN), dr. Djamal Abdul Muis.
Kepala Klinik Pratama Dr. dr. Hj. Ambar Sulianti, M.Kes., didampingi Sekretaris Klinik Adam Faroqi Rasyid,S.T., M.T. menjelaskan bahwa akreditasi paripurna bukanlah selembar kertas piagam, namun merupakan komitmen Klinik Pratama untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang holistik. Dengan menggabungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai spiritual agar setiap pasien merasakan bukan hanya kesembuhan, tetapi juga ketenangan dan harapan.
“Pencapaian ini bukanlah perjalanan yang mudah. Prosesnya penuh tantangan, membutuhkan kerja keras, ketekunan, dan pengorbanan dari seluruh tim inti Klinik. Hikmah di balik kesulitan itulah kami merasakan betapa besar kekuatan doa, kebersamaan, dan keikhlasan dalam berjuang,” ujarnya.
“Dari perjalanan ini, kami semakin yakin akan hikmah yang diajarkan Allah SWT, Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Setiap tetes keringat dan usaha yang tulus tidak pernah sia-sia, karena hasil tidak akan mengkhianati usaha. Alhamdulillah. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh Pimpinan Universitas (Bapak Rektor dan seluruh Wakil Rektor), Ketua LPM, Ketua SPI, Karo, Kabag. Umum dan staf, Humas, OB, mahasiswa dan semua pihak yang telah berpartisipasi,” paparnya.
Ke depan, capaian ini diharapkan semakin memperkuat peran Klinik Pratama UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang andal, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang sehat bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar.