Kembangkan Wisata Ramah Muslim, Disbudpar Kota Bandung Jalin Kerja Sama dengan Pusat Halal UIN Sunan Gunung Djati

UINSGD.AC.ID (Humas) – Pusat Halal Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menerima kunjungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung dalam rangka penjajakan kerja sama pengembangan wisata ramah muslim.

 

Kunjungan tersebut diwakili oleh Dr. Mila Mardotillah, SKM., M.Kes., selaku Ahli Madya Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf, didampingi oleh Aulia Lahatani Puja, staf Bidang Pemasaran Disbudpar Kota Bandung. Tamu diterima langsung oleh Ketua Pusat Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Tri Cahyanto, M.Si., bersama Sekretaris Pusat Halal, Dr. Neneng Windayani, M.Pd.

 

Dalam sambutannya, Dr. Tri Cahyanto menekankan bahwa kerja sama ini sejalan dengan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk memperkuat ekosistem halal, tidak hanya pada sektor produk, tetapi juga layanan pariwisata. “Wisata ramah muslim merupakan salah satu peluang strategis yang dapat mengangkat citra Kota Bandung sebagai destinasi unggulan, sekaligus mendukung visi pembangunan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).

 

Dr. Mila Mardotillah menyampaikan apresiasi kepada Pusat Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung atas penerimaan dan kesediaannya untuk berkolaborasi. Ia menegaskan bahwa Disbudpar Kota Bandung tengah mendorong peningkatan daya tarik wisata yang memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim, mulai dari kuliner halal, fasilitas ibadah, hingga sertifikasi halal bagi pelaku usaha pariwisata. “Kami percaya kolaborasi dengan Pusat Halal UIN Bandung akan memperkuat upaya mewujudkan standar wisata halal yang diakui, sekaligus meningkatkan daya saing Kota Bandung di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

 

Pertemuan ini membahas berbagai bentuk sinergi, di antaranya pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha pariwisata, riset dan kajian akademik, serta program pelatihan bagi stakeholder pariwisata Kota Bandung.

 

Kegiatan kunjungan ini diakhiri dengan komitmen kedua belah pihak untuk menindaklanjutinya melalui penyusunan Perjanjian Kerjasama kedua lembaga. Diharapkan, langkah ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan wisata ramah Muslim yang mampu memberikan kenyamanan, keamanan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat serta wisatawan di Kota Bandung.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *