Ingin Jadi Stafsus Menag? Kuliah Aja di UIN Bandung!

UINSGD.AC.ID (Humas) — Perjalanan hidup seseorang sering kali dimulai dari ruang-ruang kelas sederhana, diskusi hangat di bangku kuliah, dan mimpi yang tumbuh diam-diam. Dari kampus hijau di Cibiru, langkah itu kemudian membawa Gugun Gumilar melintasi benua, hingga dipercaya menjadi Staf Khusus Menteri Agama RI.

Hari ini, ia mengemban amanah sebagai Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Sebuah posisi strategis yang menuntut kapasitas intelektual, keluasan jejaring global, sekaligus kepekaan sosial-keagamaan.

Berakar dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Sebelum menapaki panggung nasional dan internasional, Gugun adalah mahasiswa S1 di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ia menuntaskan studi sarjananya pada 2011.

Di kampus inilah fondasi keilmuan dan karakter kepemimpinannya dibentuk. Tradisi akademik yang kuat, diskursus keislaman yang terbuka, serta dinamika organisasi mahasiswa menjadi ruang pembelajaran yang tak tergantikan.

Bagi Gugun, UIN Bandung bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi ruang tumbuh yang menanamkan perspektif moderasi, dialog, dan keterbukaan terhadap dunia.

Menembus Dunia Internasional

Selepas dari Bandung, langkahnya berlanjut ke Amerika Serikat. Ia melanjutkan studi magister di Hartford International University for Religion and Peace (HIU), dan meraih gelar master pada 2014. Kampus ini dikenal dengan konsentrasinya pada studi agama dan perdamaian lintas iman—sebuah bidang yang selaras dengan minat dan dedikasinya.

Tak berhenti di sana, Gugun kemudian menempuh studi doktoral di Dublin City University (DCU), Irlandia, dengan beasiswa penuh untuk periode 2018–2023. Pengalaman akademik di Eropa semakin memperkaya perspektif globalnya, terutama dalam isu-isu kerja sama internasional, dialog antaragama, dan tata kelola pelayanan keagamaan.

Perjalanan akademik lintas negara ini bukan hanya soal gelar, tetapi tentang konsistensi merawat mimpi dan keberanian menembus batas.

Mengabdi untuk Bangsa

Kini, bekal akademik dan pengalaman internasional itu ia dedikasikan untuk bangsa. Dalam perannya di Kementerian Agama, Gugun berkontribusi dalam memperkuat kerja sama luar negeri, membangun harmoni dan kerukunan, serta meningkatkan kualitas pelayanan agama.

Jejaknya menjadi bukti bahwa alumni UIN Bandung mampu berkiprah di level global tanpa kehilangan akar nilai keislaman dan kebangsaan.

Saatnya Kamu Menyusul Jejaknya

Kisah Gugun Gumilar adalah inspirasi nyata bagi generasi muda. Bahwa dari ruang kelas di UIN Bandung, jalan menuju dunia terbuka lebar.

Bagi kamu yang ingin mengikuti jejaknya, kesempatan itu ada di depan mata. Pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur SPAN-PTKIN 2026 masih dibuka hingga 28 Februari 2026.

Kuliah di UIN Sunan Gunung Djati Bandung bukan hanya tentang meraih gelar, tetapi tentang membangun visi, karakter, dan jejaring global.

Siapa tahu, beberapa tahun ke depan, namamulah yang menginspirasi generasi berikutnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *