Lima tujuh tahun menapak jalan,
Di bumi ilmu, cahaya bersinar terang.
UIN Bandung teguh berdiri,
Menyulam harapan, mengukir prestasi.
Dari lembah ilmu hingga langit nan luas,
Digitalisasi kampus, melangkah tuntas.
Menyongsong masa, cerdas berkarya,
Menjadi mercusuar bangsa nan jaya.
Moderasi beragama jadi pelita,
Menjaga harmoni, merajut cinta.
Di setiap ruang, di setiap kata,
Mengajarkan damai, untuk semesta.
Sumber daya kian berdaya,
Lulusan unggul, siap berkarya.
Menyebar manfaat, menjulang asa,
Membawa nama harum di dunia.
Good governance jadi pedoman,
Langkah tertata, penuh keteguhan.
Setiap jejak, setiap langkah,
Dilandasi iman, ilmu, dan berkah.
Kolaborasi lintas negeri,
Inovasi lahir dalam harmoni.
Dari lokal hingga global gemilang,
UIN Bandung makin cemerlang.
Akreditasi dan riset berkibar megah,
Ilmu berkembang, terus merekah.
Mahasiswa berprestasi berjuang gagah,
Menggapai bintang tanpa menyerah.
Di setiap sudut, infrastruktur maju,
Menopang mimpi, membangun mutu.
Dari kelas hingga laboratorium,
Menjadi tempat ilmu berpendar harum.
Lima tujuh tahun penuh cerita,
Penuh perjuangan, penuh makna.
Namun perjalanan takkan usai,
Menuju masa depan lebih gemilang lagi.
Selamat ulang tahun UIN tercinta,
Teruslah maju, terus berjaya.
Menjadi cahaya bagi peradaban,
Membawa berkah bagi kemanusiaan.
Ilmu dan iman seiring sejalan,
Membentuk insan penuh keteladanan.
Membangun negeri dengan kecerdasan,
Menjadi generasi penuh harapan.
Di ruang-ruang kajian suci,
Terlantun doa di setiap pagi.
Cahaya ilmu takkan redup,
Menuntun langkah hingga hidup berlabuh.
Pendidikan tinggi, cahaya abadi,
Menanam benih di sanubari.
Agar tumbuh insan yang mulia,
Menjaga dunia dengan cinta.
Kebersamaan menjadi kekuatan,
Bersatu hati, erat genggaman.
Membangun bangsa dengan ketulusan,
Dalam ridho-Nya penuh keberkahan.
Lima tujuh tahun, awal cerita,
Masa depan menanti di cakrawala.
UIN Bandung teruslah bersinar,
Menyebar cahaya, menerangi dunia.
—
Semoga puisi ini bisa menggambarkan semangat dan perjalanan panjang UIN Sunan Gunung Djati Bandung!
Prof Rosihon Anwar, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung.