Dorong Transformasi Pendidikan, UIN Bandung Gelar Workshop OBE Seri II

Best Practice Implementasi Kurikulum OBE

UINSGD.AC.ID (Humas) — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Workshop Kurikulum OBE (Outcome-Based Education) Seri II bertajuk “Best Practice Implementasi Kurikulum OBE”.

Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, online melalui zoom meeting dan offline bertempat di Ruang Aula Lantai 1, Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (19/8/2025).

Workshop yang menghadirkan dua narasumber: Wisnu Uriawan, Ph.D., dosen Program Studi Teknik Informatika FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Sarwanto, S.Pd., M.Si., dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, ini diikuti oleh perwakilan seluruh fakultas di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung serta perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) se-Jawa Barat.

Tujuannya untuk memperkuat pemahaman dan implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran (OBE) di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya di PTKI.

Workshop dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I, Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag. Dalam sambutannya, menyampaikan bahwa workshop ini merupakan lanjutan dari seri pertama yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Mengingat pentingnya pendidikan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas, terampil, dan kompeten, tetapi juga memiliki akhlak karimah. “Kami ingin membentuk lulusan yang mampu terjun ke dunia kerja dan masyarakat, tanpa mengabaikan perkembangan keilmuan yang terus berkembang. Ilmu harus menjadi manfaat, baik dalam konteks profesional maupun sosial,” tegasnya.

Dalam laporannya, Ketua LPM, Prof. Ija Suntana, M.Ag. menyatakan bahwa workshop ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di setiap program studi.

Harapannya kegiatan ini dapat memberikan manfaat praktis dan strategis bagi seluruh peserta dalam pengembangan kurikulum OBE di lingkungan masing-masing. “Semoga kegiatan ini mendorong kontribusi nyata dalam membangun bangsa melalui pendidikan tinggi yang berkualitas,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Wisnu Uriawan, Ph.D., berbagai pengalaman dan strategi implementasi kurikulum OBE di program studinya.

Doktor dalam bidang informatika dari INSA Lyon Prancis ini menjelaskan pentingnya penyamaan persepsi mengenai OBE, penerapan taksonomi pembelajaran, serta perancangan perangkat pembelajaran berbasis capaian. Menurutnya, pembelajaran ideal adalah pembelajaran yang memerdekakan manusia dan mampu memanusiakan teknologi.

Prof. Dr. Sarwanto, S.Pd., M.Si., mereview terhadap implementasi kurikulum OBE di Program Studi Teknik Informatika sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bagi program studi lainnya di lingkungan UIN SGD Bandung serta menyampaikan paparan mengenai best practice implementasi kurikulum OBE di UNS.

Guru Besar dalam bidang Ilmu Pembelajaran IPA ini membagikan strategi, tantangan, dan solusi dalam merancang serta menerapkan kurikulum OBE secara komprehensif, termasuk keterlibatan pemangku kepentingan dan mekanisme evaluasi berkelanjutan untuk menjamin relevansi kurikulum terhadap kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.

Dengan penyampaian materi yang komprehensif dan berdasar pada praktik nyata, workshop ini diharapkan dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi seluruh peserta dalam mengembangkan dan menyempurnakan kurikulum berbasis OBE di institusi masing-masing. (Aisyah Amelia Nurjamil/Magang).

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *