UINSGD.AC.ID (Humas) — Allah SWT berfirman:
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.”
(QS. Al-Qadr: 1)
Al-Qur’an menegaskan bahwa kitab suci ini diturunkan pada bulan Ramadhan sebagaimana firman Allah SWT:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ
“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia.”
(QS. Al-Baqarah: 185)
Ketika malam-malam Ramadhan dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an di masjid dan rumah-rumah, umat Islam kembali diingatkan pada sebuah peristiwa besar dalam sejarah Islam: Nuzulul Qur’an. Dari Gua Hira, wahyu pertama turun kepada Nabi Muhammad SAW dan menjadi titik awal hadirnya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Semangat untuk memahami dan mendalami Al-Qur’an itulah yang terus hidup hingga kini. Di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, para dosen turut berkontribusi melalui berbagai karya ilmiah yang membahas kajian Al-Qur’an, mulai dari sejarah turunnya wahyu hingga metodologi penafsiran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam tradisi keilmuan Islam, kajian tentang turunnya Al-Qur’an dan berbagai aspek yang berkaitan dengannya dikenal dalam disiplin Ulumul Qur’an. Ilmu ini membahas berbagai tema penting seperti proses pewahyuan, asbabun nuzul (sebab turunnya ayat), klasifikasi ayat Makkiyah dan Madaniyah, hingga perkembangan metode penafsiran Al-Qur’an.
Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam negeri terkemuka di Indonesia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki tradisi akademik yang kuat dalam pengembangan studi Al-Qur’an. Hal ini tercermin dari berbagai buku yang ditulis para dosennya yang menjadi referensi penting dalam kajian Al-Qur’an.
Berikut lima buku karya dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dapat menjadi referensi untuk memahami Nuzulul Qur’an dan ilmu-ilmu Al-Qur’an.
1. Pengantar Ulumul Qur’an karya Rosihon Anwar
Buku ini menjadi salah satu rujukan penting dalam studi Al-Qur’an di perguruan tinggi Islam. Di dalamnya dijelaskan berbagai cabang ilmu Al-Qur’an, mulai dari sejarah turunnya wahyu, asbabun nuzul, hingga perkembangan ilmu tafsir.
Melalui buku ini, pembaca dapat memahami bagaimana Al-Qur’an diturunkan secara bertahap selama sekitar 23 tahun serta bagaimana para ulama mengembangkan disiplin ilmu untuk memahami pesan wahyu.
2. Ulumul Qur’an karya Rosihon Anwar
Buku ini mengulas secara komprehensif berbagai ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur’an, seperti ayat Makkiyah dan Madaniyah, nasikh dan mansukh, kemukjizatan Al-Qur’an, serta sejarah kodifikasi mushaf.
Pembahasan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana Al-Qur’an dipelajari dalam tradisi keilmuan Islam.
3. Ilmu Tafsir karya Rosihon Anwar
Buku ini membahas metodologi penafsiran Al-Qur’an dari masa klasik hingga kontemporer. Salah satu topik penting yang dibahas adalah asbabun nuzul, yaitu latar belakang turunnya ayat-ayat Al-Qur’an.
Pemahaman terhadap konteks turunnya ayat menjadi kunci penting untuk menangkap pesan Al-Qur’an secara lebih tepat dan kontekstual.
4. Metode Pembelajaran dan Pengajaran Ulum Al-Qur’an dan Tafsir karya Asep Ahmad Fathurrohman, Acep Dani Ramdani.
Buku ini membahas berbagai pendekatan dalam mengajarkan Ulumul Qur’an dan tafsir di lembaga pendidikan. Penulis menawarkan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan zaman sehingga kajian Al-Qur’an dapat dipahami secara lebih menarik oleh generasi muda.
5. Studi Al-Qur’an: Teori dan Aplikasinya dalam Penafsiran karya Dadan Rusmana
Buku ini mengulas berbagai pendekatan dalam studi Al-Qur’an, terutama dalam memahami metode penafsiran. Penulis menjelaskan bagaimana teori-teori dalam Ulumul Qur’an dapat diterapkan dalam membaca dan menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara kontekstual.
Menghidupkan Spirit Nuzulul Qur’an
Kehadiran berbagai buku karya dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung menunjukkan kuatnya tradisi keilmuan Al-Qur’an di lingkungan kampus. Melalui penelitian dan penulisan akademik, pesan Nuzulul Qur’an tidak hanya diperingati sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga dipahami secara ilmiah dan kontekstual.
Dengan mempelajari karya-karya tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami proses turunnya Al-Qur’an serta mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.