UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Wisudawan UIN Keluhkan Tempat Pelaksanaan Acara

Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

[uinsgd.ac.id] Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

[uinsgd.ac.id] Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

[uinsgd.ac.id] Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

[uinsgd.ac.id] Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB

[uinsgd.ac.id] Wisudawan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung mengeluhkan lokasi pelaksanaan Wisuda UIN Bandung ke-55 di Aula UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012). Pasalnya, kodisi kampus di sekitar lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pembangunan.”Wisuda kali ini bisa dibilang sangat parah, ditengah kepadatan pedagang dan tamu undangan serta ditambah kondisi kampus yang dikelilingi puing-puing bangunan yang telah dirobohkan. Tempat ini seharusnya tidak layak untuk digunakan, mungkin seharusnya menyewa gedung di tempat lain yang lebih layak,” ujar Maman Abdurahman salah seorang wisudawan dari Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN SGD Bandung saat ditemui usai pelantikan di UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Sabtu (10/3/2012).Maman mengatakan, acara sebesar ini tidak semestinya tidak dikelilingi pemandangan yang tidak menyenangkan. “Pihak universitas seharusnya lebih peka dan tidak memaksakan tempat berlangsungnya acara,” ucapnya.Hal yang sama dikeluhkan wisudawan dari Fakultas Syari’ah Dan Hukum, Galih Nugraha. Dirinya mengaku sangat tidak nyamandengan kondisi tempat pelantikan acara wisuda. “Bukan hanya tempat yang dikelilingi reruntuhan bangunan. Tapi para tamu undanganpun turut terlantar akibat pembangunan yang tak kunjung selesai,” tambah Galih.Galih pun berharap, pembangunan yang dilaksnakan di kampus almamaternya tersebut lebih cepat selesai. “Supaya dalam melaksanakan acara besar seperti ini berjalan dengan nyaman dan lancar,” tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 10 Maret 2012 | 14:25 WIB