UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Ushuluddin, Ruhnya UIN SGD Bandung

[www.uinsgd.ac.id] Dalam upaya meningkatkan sekaligus menguatkan Fakultas Ushuluddin sebagai pusat studi ilmu-ilmu keushuluddinan dan sebagai “ruh”nya UIN, Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar acara Rapat Kerja Tahun 2014/2015 dengan tema “ Penguatan Fakultas Ushuluddin Sebagai Pusat Studi Ilmu-Ilmu Keushuluddinan” yang bertempat di Hotel Bumi Nusantara, Pangandaran, Jum’at-Sabtu (28-29/11).

Dalam acara kali ini, hadir Wakil Rektor II, Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag sekaligus membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Warek II memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Fakultas Ushuluddin di bawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag. Warek II mengungkapkan salah satu permasalahan bagi setiap fakultas ialah selalu kekurangan dalam laporan SPJ setiap kegiatan. Dalam hal ini, Warek II menilai Fakultas Ushuluddin merupakan salah satu fakultas yang paling taat mengikuti aturan. Sehingga setiap kegiatan Ushuluddin selalu mendapat restu untuk dilaksanakan karena berdasarkan laporan SPJ-nya yang sempurna dan lengkap. “ Hal ini perlu diapresiasi, karena nuansa Ushuluddin dari segi laporan, administrasi dan pengelolaan keuangan kami nilai paling lengkap dan sempurna, “ tegasnya.

Selain itu, Warek II menganggap Fakultas Ushuluddin di bawah kepemimpinan Prof. Rosihon banyak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal itu terlihat dari jumlah mahasiswa yang mencapai 1200 lebih mahasiswa. Jumlah ini menjadikan Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung sebagai fakultas terbanyak mahasiswanya di banding fakultas Ushuluddin di kampus-kampus yang lain. “ Peningkatan jumlah mahasiswa Ushuluddin ini merupakan prestasi yang luar bisa di bawah kepemimpinan Dekan yang sekarang,” tegasnya

Warek II pun berharap Rapat Kerja kali ini memunculkan berbagai hal yang  penting dari segala aspek. Menurutnya, penguatan Fakultas Ushuluddin bukan hanya dari aspek administrasi atau keilmuan saja, tetapi yang lebih penting adalah pemahaman kedepan tentang apa yang dibutuhkan oleh Fakultas Ushuluddin. Salah satu contoh ialah berbagai gerakan radikalisme yang berkembang dan isu-isu Nasional maupun Internasional itu menjadi sebuah lahan garapan Fakultas Ushuluddin. Selain itu, harapannya kedepan Ushuluddin banyak melakukan terobosan-terobosan baru yang akan memberikan warna  Ushuluddin yang baru. “ Saya berharap Ushuluddin semakin maju dengan terobosan-terobosan baru sehingga bisa memberikan warna yang baru untuk Ushuluddin, “ tegasnya.

Salah satu hal yang paling penting dari terobosan baru itu ialah bagaimana mempublikasikan segala prestasi Ushuluddin dimunculkan di permukaan, sehingga akan memberikan nuansa dan informasi yang baru kepada masyarakat tentang Ushuluddin yang sekarang. “Publikasi menjadi sangat penting untuk memberikan nuansa dan informasi baru kepada masyarakat, sehingga masyarakat akan memperhitungkan Fakultas Ushuluddin yang sekarang, “pungkasnya.

Sementara Dekan Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kinerjanya selama ini. Dekan pun berharap semoga kedepannya Ushuluddin bisa lebih maju dan terus berprestasi. “ Saya berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kinerja saya selama ini. Semoga ke depannya Ushuluddin bisa terus maju dan semakin berprestasi, “ pungkasnya.

Acara Rapat Kerja pun dilanjutkan dengan pemaparan hasil kinerja Dekan beserta jajaran selama kepemimpinannya serta pemaparan dari para Ketua jurusan atas kinerjanya selama ini dan rencana ke depannya. [Agus]