UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

UIN SGD Buka Lima Jalur PMB

[www.uinsgd.ac.id] UIN SGD Bandung membuka lima jalur menyeleksian Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) tahun ajaran 2015-2016. Pendaftaran tersebut meliputi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKAIN),  Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UM-PTAIN), serta Ujian Mandiri.

Pendaftaran SNMPTN telah dibuka tanggal 13 Februari – 15 Maret 2015. Sedangkan untuk jalur SPAN – PTKAIN, pendaftaran dibuka dari tanggal 28 Februari – 25 April 2015. Untuk pendaftaran jalur mandiri, akan dibuka dari mulai tanggal 3 – 24 Juni 2015.

Menurut Ketua Biro A2K bagian Akademik, Habuddin UIN SGD Bandung membuka kuota sebanyak 5550 untuk mahasiswa ajaran baru, dan kuota tersebut ditentukan oleh pusat. “Kuota tersebut dibagi dalam lima jalur pendaftaran yaitu 25% untuk SNMPTN, 25% untuk SBMPTN, 15% untuk SPAN, 15% untuk UM-PTIN dan 20% untuk Jalur Mandiri,” ungkap Habuddin saat ditemui Suaka, Kamis (9/4/2015).

Selain pembagian kuota, Habuddin menambahkan bahwa untuk kuota PMB di UIN SGD Bandung memang masih sama dengan kuota PMB tahun ajaran sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan masih minimnya sarana pendukung seperti ruangan belajar. [Rizki Januar, Isthiqoita/Suaka]

[www.uinsgd.ac.id] Persiapan menghadapi tahun ajaran 2018-2019, UIN SGD Bandung membuka 5 jalur seleksi pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB),  Kelima jalur seleksi pendaftaran tersebut adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), dan Ujian Mandiri (UM).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua bagian Akademik UIN SGD Bandung, Dina Muliati, Rabu (21/2/2018). Kepada suaka Dina menuturkan, selain jalur Ujian Mandiri yang ditetapkan oleh kampus, jalur-jalur tersebut telah diatur secara nasional, yaitu SNMPTN dan SBMPTN yang telah diatur oleh Kementian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti), sementara SPAN PTKIN dan UM-PTKIN diatur oleh Kementerian Agama (Kemenag).

“Di UIN sendiri total ada 48 program studi, 15 diantaranya jurusan umum yang diikutsertakan untuk SNMPTN dan SBMPTN, serta 33 prodi keagamaan untuk SPAN PTKIN dan UM-PTKIN, sementara untuk jalur Ujian Mandiri, semua prodi diikutsertakan,” ujar Dina

Walaupun sudah memastikan membuka lima jalur pendaftaran, hanya SNMPTN dan SBMPTN yang waktunya sudah pasti karena diselenggarakan secara serentak nasional dan diikuti seluruh Perguruan Tinggi Negeri, sedangkan untuk SPAN PTKIN, UM-PTKIN dan Ujian Mandiri, pihaknya masih menunggu dari panitia nasional yang di ketuai IAIN Makassar.

Dina juga menambahkan, berkaca dari jumlah peserta yang mendaftar di tahun lalu yang mencapai 68 ribu peserta, walaupun yang dinyatakan lulus hanya sekitar 6 ribu peserta atau sekitar 10% dari jumlah peserta, menurutnya itu cukup membuat optimis karena membuktikan bahwa UIN SGD Bandung masih sangat diminati oleh banyak calon mahasiswa, bahkan hingga ke luar negeri.

“Selain dari Indonesia dan negara tetangga seperti Malaysia dan Patani, kemarin juga ada empat orang dari Somalia baru datang, mereka datang lebih awal di bulan Februari, kemudian mereka tinggal di Mahad guna belajar Bahasa Indonesia secara intensif selama tiga bulan sebelum nantinya mereka ikut test masuk khusus. Itu kan berarti menunjukan bahwa kampus kita juga diminati oleh orang-orang luar,” tambahnya

Dalam menarik banyak peminat, Kasubag Humas UIN SGD Bandung, Rohman Setiawan, mengatakan, UIN SGD Bandung akan melakukan sosialisasi PMB ke beberapa daerah di Jawa Barat. Daerah pertama yang telah disosialisasikan yaitu di Kuningan kepada 17 sekolah yang dikumpulkan di Pondok Pesantren Al-Multazam Kuningan. “Rencana kita akan ke sembilan Kabupaten/Kota di Jawa Barat, agenda selanjutnya adalah ke SMAN Parigi di Pangandaran pada 26 februari nanti,” ungkapnya

Rohman menambahkan, selain mensosialisasikan ke luar kampus, UIN SGD Bandung juga menerima kunjungan dari berbagai sekolah yang berkunjung, kunjungan itu juga dimanfaatkan pihak kampus untuk mensosialisasikan jalur-jalur PMB yang dibuka. “Hampir setiap bulan ada sekolah yang berkunjung ke UIN, itu pertanda bahwa UIN itu masih diminati,” tutupnya. (Harisul Amal, Muhamad Emiriza/Suaka)