UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

UIN SGD Bandung Berkomitmen Bangun Zona Intergritas

[www.uinsgd.ac.id] Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si, menegaskan komitmen membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani. Penegasan itu disampaikan Rektor pada acara Sosialisasi Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas pada UIN SGD Bandung di gedung O. Djauharuddin AR, lantai II, Jumat (24/6/2016).

“Mudah-mudahan dengan komitmen yang tinggi dan mendapatkan arahan dari Pejabat Inspektorat Jenderal dan Ditjend Pendis Kemenag RI, UIN SGD Bandung mampu membangun zona integritas,” ujarnya.

Hadir sebagai narasumber adalah H. Mohamad Fahri, SH (Kepala Bagian Ortala dan Kepegawaian Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI), H. Ali Zakiyuddin, M.Ak (Kepala Sub Bagian Kepegawaian Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI) dan H Aceng Abdul Azis (Ditjend Pendidikan Islam Kemenag RI), dipandu oleh Drs. H. Jaenudin, M. Ag (Kepala Bagian Biro Administrasi Umum).

Sebagai lembaga di bawah naungan Kementerian Agama, pegawai UIIN SGD Bandung, lanjutnya harus bekerja optimal memberikan layanan kepada masyarakat.  “Harus beriringan dengan moto Kemanag itu ikhlas beramal. Jangan hanya mengedepankan koin dalam setiap bekerja dan menajalankan tugasnya. Jika kita menjalankan pekerjaan sesuai dengan aturan, maka point dan koin itu akan kita dapatkan,” katanya.  

Menurut Mohamad Fahri untuk membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani, harus ada komitmen dari seluruh jajaran pimpinan. “Diperlukan komitmen bersama untuk membangun zona integritas. Caranya dengan melakukan penendatangan fakta integritas yang dimulai dari Rektor sampai ke tingkat yang bawah,” katanya.

Kehadiran unsur pimpinan dalam acara sosialisasi pelaksanaan zona integritas ini menjadi bukti atas komitmen bersama dalam membangun zona integritas. “Dengan hadirnya para pimpinan yang banyak ini, saya sangat mengapresiasi terhadap pimpinan yang ikut andil dalam membangun zona integritas di kampus ini,” katanya.

Zona Integritas (ZI) adalah sebutan  atau  predikat  yang  diberikan  kepada K/L/Pemda  yang  pimpinan  dan  jajarannya  mempunyai  niat (komitmen)  untuk  mewujudkan  birokrasi  yang  bersih  dan melayani. Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) adalah sebutan  atau  predikat  yang  diberikan  kepada  suatu  unit kerja  pada  ZI  yang  memenuhi  syarat  indikator  mutlak  dan memperoleh  hasil  penilaian  indikator  operasional  di antara  80 dan  90. 

Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) adalah unit kerja di lingkungan  Kementerian  Agama  serendah-rendahnya  Eselon  III  dan  MAN/MTSN  dengan  mempertimbangkan peran  unit  tersebut  penyelenggaraan  fungsi  pelayanan  langsung kepada  masyarakat  dan  mengelola  anggaran/aset  yang  relatif  besar  sesuai  dengan  Peraturan  Perundang-undangan. []

Sumber, Pikiran Rakyat 25 Juni 2016