UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

UIN Bandung Siapkan Rp400 Juta Untuk Jurnal Ilmiah

[uinsgd.ac.id] Untuk memperlancar progam penerbitan jurnal ilmiah bertaraf internasional, pihak rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung menyiapkan sejumlah dana untuk proses pengerjaan dan publikasinya.”Kami sudah menyiapkan dana sebesar Rp400 juta buat penggarapan jurnal bertaraf internasional tersebut,” kata Rektor UIN SGD Bandung Dedy Ismatullah di sela-sela acara Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah di ruang Sidang Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota bandung, Selasa (27/3/2012).Dedy mengatakan, penulisan jurnal ilmiah menjadi penting untuk akreditasi Program Studi (prodi), lembaga dan yang paling mendesak adalah kenaikan pangkat.Sedangkan, saat ini masih muncul kegelisahan dari kalangan dosen yang jarang mempublikasikan tulisan dari hasil penellitiannya. “Padahal tugas utama seorang dosen adalah mentransformasikan keilmuannya ke ruang publik dari hasil meneliti. Maka, diharapkan dengan adanya surat edaran dari Dikti khususnya kalangan dosen terbiasa untuk menulis utamanya jurnal,’ tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 27 Maret 2012 | 17:20 WIB

[uinsgd.ac.id] Untuk memperlancar progam penerbitan jurnal ilmiah bertaraf internasional, pihak rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung menyiapkan sejumlah dana untuk proses pengerjaan dan publikasinya.”Kami sudah menyiapkan dana sebesar Rp400 juta buat penggarapan jurnal bertaraf internasional tersebut,” kata Rektor UIN SGD Bandung Dedy Ismatullah di sela-sela acara Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah di ruang Sidang Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota bandung, Selasa (27/3/2012).Dedy mengatakan, penulisan jurnal ilmiah menjadi penting untuk akreditasi Program Studi (prodi), lembaga dan yang paling mendesak adalah kenaikan pangkat.Sedangkan, saat ini masih muncul kegelisahan dari kalangan dosen yang jarang mempublikasikan tulisan dari hasil penellitiannya. “Padahal tugas utama seorang dosen adalah mentransformasikan keilmuannya ke ruang publik dari hasil meneliti. Maka, diharapkan dengan adanya surat edaran dari Dikti khususnya kalangan dosen terbiasa untuk menulis utamanya jurnal,’ tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 27 Maret 2012 | 17:20 WIB

[uinsgd.ac.id] Untuk memperlancar progam penerbitan jurnal ilmiah bertaraf internasional, pihak rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung menyiapkan sejumlah dana untuk proses pengerjaan dan publikasinya.”Kami sudah menyiapkan dana sebesar Rp400 juta buat penggarapan jurnal bertaraf internasional tersebut,” kata Rektor UIN SGD Bandung Dedy Ismatullah di sela-sela acara Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah di ruang Sidang Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota bandung, Selasa (27/3/2012).Dedy mengatakan, penulisan jurnal ilmiah menjadi penting untuk akreditasi Program Studi (prodi), lembaga dan yang paling mendesak adalah kenaikan pangkat.Sedangkan, saat ini masih muncul kegelisahan dari kalangan dosen yang jarang mempublikasikan tulisan dari hasil penellitiannya. “Padahal tugas utama seorang dosen adalah mentransformasikan keilmuannya ke ruang publik dari hasil meneliti. Maka, diharapkan dengan adanya surat edaran dari Dikti khususnya kalangan dosen terbiasa untuk menulis utamanya jurnal,’ tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 27 Maret 2012 | 17:20 WIB

[uinsgd.ac.id] Untuk memperlancar progam penerbitan jurnal ilmiah bertaraf internasional, pihak rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung menyiapkan sejumlah dana untuk proses pengerjaan dan publikasinya.”Kami sudah menyiapkan dana sebesar Rp400 juta buat penggarapan jurnal bertaraf internasional tersebut,” kata Rektor UIN SGD Bandung Dedy Ismatullah di sela-sela acara Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah di ruang Sidang Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota bandung, Selasa (27/3/2012).Dedy mengatakan, penulisan jurnal ilmiah menjadi penting untuk akreditasi Program Studi (prodi), lembaga dan yang paling mendesak adalah kenaikan pangkat.Sedangkan, saat ini masih muncul kegelisahan dari kalangan dosen yang jarang mempublikasikan tulisan dari hasil penellitiannya. “Padahal tugas utama seorang dosen adalah mentransformasikan keilmuannya ke ruang publik dari hasil meneliti. Maka, diharapkan dengan adanya surat edaran dari Dikti khususnya kalangan dosen terbiasa untuk menulis utamanya jurnal,’ tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 27 Maret 2012 | 17:20 WIB

[uinsgd.ac.id] Untuk memperlancar progam penerbitan jurnal ilmiah bertaraf internasional, pihak rektorat Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung menyiapkan sejumlah dana untuk proses pengerjaan dan publikasinya.”Kami sudah menyiapkan dana sebesar Rp400 juta buat penggarapan jurnal bertaraf internasional tersebut,” kata Rektor UIN SGD Bandung Dedy Ismatullah di sela-sela acara Workshop Penulisan Jurnal Ilmiah di ruang Sidang Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung, Jalan AH Nasution Kota bandung, Selasa (27/3/2012).Dedy mengatakan, penulisan jurnal ilmiah menjadi penting untuk akreditasi Program Studi (prodi), lembaga dan yang paling mendesak adalah kenaikan pangkat.Sedangkan, saat ini masih muncul kegelisahan dari kalangan dosen yang jarang mempublikasikan tulisan dari hasil penellitiannya. “Padahal tugas utama seorang dosen adalah mentransformasikan keilmuannya ke ruang publik dari hasil meneliti. Maka, diharapkan dengan adanya surat edaran dari Dikti khususnya kalangan dosen terbiasa untuk menulis utamanya jurnal,’ tegasnya.Sumber, Inilah Jabar 27 Maret 2012 | 17:20 WIB