UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Tatangan Humas Semakin Kompleks

EKSISTENSI Hubungan Masyarakat (Humas) sampai dengan saat ini memiliki posisi terpenting dalam mempertahankan citra positif sebuah lembaga. Bahkan peran humas tidak terpisahkan dalam membangun dan mempertahankan keberlangsungan sebuah lembaga.

Hal tersebut disampaikan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Dr.H. Darajat Wibawa, M.Si, usai menerima kunjungan dan studi banding 52 mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip), di ruang lantai 4 Gedung Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Senin ( 29/4/2019).

Darajat mengemukakan, tantangan humas saat ini semakin beragam sebab permasalahan yang dialami oleh lembaganya semakin beragam pula. Karena itu seorang humas yang tidak menyesuaikan perkembangan maka akan terlindas oleh perkembangan itu sendiri.

“Karena itu, seorang Humas harus berani mencari inovasi baru untuk menjadi pemenang dalam persaingan yang saat ini semakin kompleks dan terbuka, “ ujar Darajat.

Darajat menyebutkan, seorang humas perlu memiliki kemampuan dasar dalam menulis, mendengar, berbicara, dan penguasaan teknologi kekinian, sehingga setiap tantangan yang menerpa lembaganya dengan segera bisa diatasi sedini mungkin.

“Untuk mendapatkan kemampuan dasar tersebut, tentu saja tidak bisa serta merta diperoleh secara instan, perlu usaha dan kesabaran tersendiri sehingga apa yang diharapkannya bisa tercapai dengan baik,” kata Darajat.

Menurut Darajat, studi banding yang dilakukan oleh 52 mahasiswa Undip terhadap Bidang Humas Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi ini merupakan langkah yang positif untuk sama-sama memajukan dunia kehumasan di masa mendatang. Diharapkan kunjungan studi banding ini, mempererat hubungan antara Bidang Humas Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung dengan Jurusan Ilmu Komunikasi Undip.

Dalam sambutannya, Ketua Bidang Ilmu Humas, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung, Dr.H. Imron Rosyidi, M.Si, menyatakan aspresiasi terhadap kegiatan tersebut, dan diharapkan bisa memberikan nilai positif yang lebih besar lagi di kemudian hari.

Imron berharap terbentuknya kolaborasi antara mahasiswa Humas dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung dengan mahasiswa Ilmu Komunikasi Undip. Sehingga diharapkan bisa saling mengisi dan saling mendukung dalam mengembangkan kehumasan di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Humas, Salman Wahidin mengatakan dalam studi banding ini, baik dari Bidang Humas Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Bandung maupun dari Jurusan Ilmu Komunikasi Undip memaparkan program masing-masing, bercerita pengalaman dan diskusi.(Eli Siti Wasliah, Kiki Kurnia)

Sumber, Galamedia News 29 April 2019