UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Tafsir Surat Yaa Sien, Menguak Kisah Dibalik Jantung Al-Quran

Yaa Sien. Bunyi ayat pertama sekaligus nama surat ke 36 juz ke 22, sebanyak 83 ayat termasuk surat Makiyyah yang diturunkan di Mekkah setelah surat Al-Jin. Dinamakan surat Yaa Sien, sebab Allah membuka surat yang mulia ini dengan Yaa Sien sebagai isyarat kemu’jizatan al-Quran al-Kariem dan merupakan panggilan kesayangan yang khusus Allah berikan kepada setiap hamba yang membacanya. Allah menyeru pembaca “jantung al-Quran’ ini untuk berjuang menyebarkan kasih sayang.

Ketika ditimpa berbagai penderitaan, seseorang memerlukan pijakan yang amat kuat, yang kukuh. Ketika dakwah Nabi Muhammad dilecehkan dan bahkan Nabi sendiri mulai diserang, surat Yaa Sien diturunkan untuk memperkukuhkan basis perjuangan dalam menegakkan keadilan dan kasih sayang yang sering kali diringkas menjadi penegak kebenaran.

Surat Yaa Sien juga menyampaikan kabar bahwa dalam sejarah kehidupan manusia ini senantiasa digiring oleh utusan-utusan Allah. Utusan-utusan ini mengingatkan umat manusia agar selamat hidupnya. Sayangnya, banyak utusan yang didustakan oleh manusia yang ada disekitarnya. Banyak pula orang yang minta ingin diakui sebagai utusan Allah. Akhirnya, hidup ini tidak sepi dari konflik kepercayaan dan agama, dan saling menyesatkan.

Buku yang hadir dihadapan pembaca adalah sebuah kajian tafsir surat Yaa Sien dengan menguak kisah-kisah masa lalu sebagai renungan dan hikmah, serta bukanlah dongeng belaka. Kisah-kisah yang terjadi merupakan ke-Maha Kuasa-an Allah SWT. Kisah masa lalu adalah sebuah gambaran kehidupan yang harus kita ambil hikmahnya. Karena sesungguhnya Allah memberi peringatan lewat kisah-kisah tersebut.

Judul : Tafsir Surat Yaa Sien, Menguak Kisah Dibalik Jantung Al-Quran
Penulis : Drs. Encang Saefuddin
Kata Pengantar: Prof. Dr. H. Ali Abdurrahman, SH., MA
Cetakan : 1 November 2009 M/Dzulqa’dah 1430 H
Penerbit: Tinta Biru
ISBN : 978-602-95822-0-8