UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Sumedang Ekspres Terbuka untuk Jurnalistik UIN Bandung

[www.uinsgd.ac.id] Ini dia kabar baik bagi mahasiswa dan alumni Jurnalistik UIN Bandung. Surat Kabar Harian Sumedang Ekspres (Sumek) membuka kesempatan terbuka untuk berkarya dan berkarir. Dapat praktik, job training, maupun meniti karir.  “Kami membuka pintu lebar. Silakan mau belajar, praktik, job training atau pun mau bergabung.  Yang penting siap berkarya di dunia jurnalistik,“ kata Pemred Sumek Drs. Dadang Abdulrasyid, Senin (23/4).

Kemudaham diberikan pada Jurnalistik UIN SGD Bandung, jelas Dadang, lantaran Sumek memiliki jalinan batin yang kuat. Tak hanya itu, di Sumedang Ekspres juga banyak lulusan UIN yang berkarya. “Hubungan emosional kuat dengan UIN merupakan modal kekeluargaan yang tak bisa dinilai. Untuk Jurnalistik UIN apa pun bisa,“ ujarnya.

Dadang juga menyebutkan, mahasiswa yang menggeluti ilmu jurnalistik khususnya di UIN harus bersyukur. Pasalnya, lulusan jurnalistik memiliki peluang kerja cukup terbuka. “Keluar kuliah bisa menjadi wartawan, layoutman, editor, iklan, pemasaran, atau bisa juga bekerja di online, majalah, tabloid dan televisi. Tinggal memilih dan siapkan kemampuan dari sekarang,“ ujarnya.

Tercatat puluhan mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung, Senin kemarin, melakukan praktik mata kuliah Rekabentuk Surat Kabar di Sumedang Ekspres. Didampingi dosen pembimbing Dono Darsono, mahasiswa melakukan praktik, terutama dalam materi dummy, layout, dan warna, dan proses pencetakan surat kabar, mulai bahan mentah hingga naik ke mesin cetak.“Perkuliahan Rekabentuk sudah merasa lengkap, pasalnya sudah mencoba langsung semua meteri yang dikuliahkan,“ kata Norma, seorang mahasiswa. [] MZF/BandungOke.Com

[www.uinsgd.ac.id] Ini dia kabar baik bagi mahasiswa dan alumni Jurnalistik UIN Bandung. Surat Kabar Harian Sumedang Ekspres (Sumek) membuka kesempatan terbuka untuk berkarya dan berkarir. Dapat praktik, job training, maupun meniti karir.  “Kami membuka pintu lebar. Silakan mau belajar, praktik, job training atau pun mau bergabung.  Yang penting siap berkarya di dunia jurnalistik,“ kata Pemred Sumek Drs. Dadang Abdulrasyid, Senin (23/4).

Kemudaham diberikan pada Jurnalistik UIN SGD Bandung, jelas Dadang, lantaran Sumek memiliki jalinan batin yang kuat. Tak hanya itu, di Sumedang Ekspres juga banyak lulusan UIN yang berkarya. “Hubungan emosional kuat dengan UIN merupakan modal kekeluargaan yang tak bisa dinilai. Untuk Jurnalistik UIN apa pun bisa,“ ujarnya.

Dadang juga menyebutkan, mahasiswa yang menggeluti ilmu jurnalistik khususnya di UIN harus bersyukur. Pasalnya, lulusan jurnalistik memiliki peluang kerja cukup terbuka. “Keluar kuliah bisa menjadi wartawan, layoutman, editor, iklan, pemasaran, atau bisa juga bekerja di online, majalah, tabloid dan televisi. Tinggal memilih dan siapkan kemampuan dari sekarang,“ ujarnya.

Tercatat puluhan mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung, Senin kemarin, melakukan praktik mata kuliah Rekabentuk Surat Kabar di Sumedang Ekspres. Didampingi dosen pembimbing Dono Darsono, mahasiswa melakukan praktik, terutama dalam materi dummy, layout, dan warna, dan proses pencetakan surat kabar, mulai bahan mentah hingga naik ke mesin cetak.“Perkuliahan Rekabentuk sudah merasa lengkap, pasalnya sudah mencoba langsung semua meteri yang dikuliahkan,“ kata Norma, seorang mahasiswa. [] MZF/BandungOke.Com

[www.uinsgd.ac.id] Ini dia kabar baik bagi mahasiswa dan alumni Jurnalistik UIN Bandung. Surat Kabar Harian Sumedang Ekspres (Sumek) membuka kesempatan terbuka untuk berkarya dan berkarir. Dapat praktik, job training, maupun meniti karir.  “Kami membuka pintu lebar. Silakan mau belajar, praktik, job training atau pun mau bergabung.  Yang penting siap berkarya di dunia jurnalistik,“ kata Pemred Sumek Drs. Dadang Abdulrasyid, Senin (23/4).

Kemudaham diberikan pada Jurnalistik UIN SGD Bandung, jelas Dadang, lantaran Sumek memiliki jalinan batin yang kuat. Tak hanya itu, di Sumedang Ekspres juga banyak lulusan UIN yang berkarya. “Hubungan emosional kuat dengan UIN merupakan modal kekeluargaan yang tak bisa dinilai. Untuk Jurnalistik UIN apa pun bisa,“ ujarnya.

Dadang juga menyebutkan, mahasiswa yang menggeluti ilmu jurnalistik khususnya di UIN harus bersyukur. Pasalnya, lulusan jurnalistik memiliki peluang kerja cukup terbuka. “Keluar kuliah bisa menjadi wartawan, layoutman, editor, iklan, pemasaran, atau bisa juga bekerja di online, majalah, tabloid dan televisi. Tinggal memilih dan siapkan kemampuan dari sekarang,“ ujarnya.

Tercatat puluhan mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung, Senin kemarin, melakukan praktik mata kuliah Rekabentuk Surat Kabar di Sumedang Ekspres. Didampingi dosen pembimbing Dono Darsono, mahasiswa melakukan praktik, terutama dalam materi dummy, layout, dan warna, dan proses pencetakan surat kabar, mulai bahan mentah hingga naik ke mesin cetak.“Perkuliahan Rekabentuk sudah merasa lengkap, pasalnya sudah mencoba langsung semua meteri yang dikuliahkan,“ kata Norma, seorang mahasiswa. [] MZF/BandungOke.Com

[www.uinsgd.ac.id] Ini dia kabar baik bagi mahasiswa dan alumni Jurnalistik UIN Bandung. Surat Kabar Harian Sumedang Ekspres (Sumek) membuka kesempatan terbuka untuk berkarya dan berkarir. Dapat praktik, job training, maupun meniti karir.  “Kami membuka pintu lebar. Silakan mau belajar, praktik, job training atau pun mau bergabung.  Yang penting siap berkarya di dunia jurnalistik,“ kata Pemred Sumek Drs. Dadang Abdulrasyid, Senin (23/4).

Kemudaham diberikan pada Jurnalistik UIN SGD Bandung, jelas Dadang, lantaran Sumek memiliki jalinan batin yang kuat. Tak hanya itu, di Sumedang Ekspres juga banyak lulusan UIN yang berkarya. “Hubungan emosional kuat dengan UIN merupakan modal kekeluargaan yang tak bisa dinilai. Untuk Jurnalistik UIN apa pun bisa,“ ujarnya.

Dadang juga menyebutkan, mahasiswa yang menggeluti ilmu jurnalistik khususnya di UIN harus bersyukur. Pasalnya, lulusan jurnalistik memiliki peluang kerja cukup terbuka. “Keluar kuliah bisa menjadi wartawan, layoutman, editor, iklan, pemasaran, atau bisa juga bekerja di online, majalah, tabloid dan televisi. Tinggal memilih dan siapkan kemampuan dari sekarang,“ ujarnya.

Tercatat puluhan mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung, Senin kemarin, melakukan praktik mata kuliah Rekabentuk Surat Kabar di Sumedang Ekspres. Didampingi dosen pembimbing Dono Darsono, mahasiswa melakukan praktik, terutama dalam materi dummy, layout, dan warna, dan proses pencetakan surat kabar, mulai bahan mentah hingga naik ke mesin cetak.“Perkuliahan Rekabentuk sudah merasa lengkap, pasalnya sudah mencoba langsung semua meteri yang dikuliahkan,“ kata Norma, seorang mahasiswa. [] MZF/BandungOke.Com

[www.uinsgd.ac.id] Ini dia kabar baik bagi mahasiswa dan alumni Jurnalistik UIN Bandung. Surat Kabar Harian Sumedang Ekspres (Sumek) membuka kesempatan terbuka untuk berkarya dan berkarir. Dapat praktik, job training, maupun meniti karir.  “Kami membuka pintu lebar. Silakan mau belajar, praktik, job training atau pun mau bergabung.  Yang penting siap berkarya di dunia jurnalistik,“ kata Pemred Sumek Drs. Dadang Abdulrasyid, Senin (23/4).

Kemudaham diberikan pada Jurnalistik UIN SGD Bandung, jelas Dadang, lantaran Sumek memiliki jalinan batin yang kuat. Tak hanya itu, di Sumedang Ekspres juga banyak lulusan UIN yang berkarya. “Hubungan emosional kuat dengan UIN merupakan modal kekeluargaan yang tak bisa dinilai. Untuk Jurnalistik UIN apa pun bisa,“ ujarnya.

Dadang juga menyebutkan, mahasiswa yang menggeluti ilmu jurnalistik khususnya di UIN harus bersyukur. Pasalnya, lulusan jurnalistik memiliki peluang kerja cukup terbuka. “Keluar kuliah bisa menjadi wartawan, layoutman, editor, iklan, pemasaran, atau bisa juga bekerja di online, majalah, tabloid dan televisi. Tinggal memilih dan siapkan kemampuan dari sekarang,“ ujarnya.

Tercatat puluhan mahasiswa Jurnalistik UIN SGD Bandung, Senin kemarin, melakukan praktik mata kuliah Rekabentuk Surat Kabar di Sumedang Ekspres. Didampingi dosen pembimbing Dono Darsono, mahasiswa melakukan praktik, terutama dalam materi dummy, layout, dan warna, dan proses pencetakan surat kabar, mulai bahan mentah hingga naik ke mesin cetak.“Perkuliahan Rekabentuk sudah merasa lengkap, pasalnya sudah mencoba langsung semua meteri yang dikuliahkan,“ kata Norma, seorang mahasiswa. [] MZF/BandungOke.Com