UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Sosialisasikan SBMPTN 2017, Warek I Hadiri TalkShow

[www.uinsgd.ac.id] Setelah sukses menyelenggarakan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2017, agenda Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2017 dilanjutkan dengan Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Tahun 2017. Dalam rangka Sosialisasi SBMPTN Tahun 2017, Panitia Lokal 34 Bandung SBMPTN Tahun 2017 menggelar kegiatan Talk Show secara Live di Studio I TVRI Jawa Barat, Jl. Raya Cibaduyut No. 269, Bandung, pada Rabu (26/04).

Dipandu oleh Pembawa Acara TVRI Jabar, Encep Suryana, Talk Show tersebut menghadirkan Para Wakil Rektor I Bidang Akademik  5 dari 6 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang termasuk kedalam Panlok 34 Bandung, diantaranya adalah Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag.; Wakil Rektor I Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof. Ir. Bermawi Priyatna Iskandar, M.Sc., Ph.D.; Wakil Rektor I Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. H. R. Asep Kadarohman, M.Si.; Wakil Rektor I Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Dr. Benny Yohanes Timmerman, S.Sen., M.Hum.; dan Wakil Rektor I Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, Prof. Dr. H. Deden Mulyana, S.E., M.Si., beserta Sekretaris Eksekutif I Panlok 34 Bandung yaitu Prof. Dr. Asep Gana Suganda.     

Terkait dengan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2017, Warek I UIN Sunan Gunung Djari Bandung, Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag., menjelaskan bahwa daya tampung mahasiswa baru secara keseluruhan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Tahun Akademik 2017 ini sekitar 5.800 Calon Mahasiswa baru yang akan dijaring melalui 5 Jalur tes, yaitu Jalur SNMPTN, SBMPTN, SPAN PTKIN, UM PTKIN dan Jalur Mandiri. Jalur Mandiri sendiri akan ditempuh menggunakan 3 Jenis tes yaitu melalui Jalur Computer Based Test (CBT), Jalur Prestasi Seni dan Olahraga, dan Jalur Tahfidz Al-Qur’an minimal 5 Juz, yang menjadi distingsi dan ciri khas kekhususan UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berada dibawah naungan Kementerian Agama RI.

“Sesuai dengan kapasitas, sarana prasarana, dan dengan mempertimbangkan rasio Dosen dan Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung akan menerima sebanyak 836 Mahasiswa dari Jalur SBMPTN Tahun 2017 dengan hanya 15 Prodi yang ditawarkan, karena seluruhnya di UIN itu ada 44 Prodi”, jelasnya.

Menurut Sekretaris Eksekutif I Panlok 34 Bandung, Prof. Dr. Asep Gana Suganda, SBMPTN Tahun 2017 ini menggunakan 2 Jenis tes yaitu Ujian Tertulis yang dapat ditempuh melalui Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT) dan Ujian Keterampilan yang diperuntukkan bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan keolahragaan. Kelompok ujian SBMPTN sendiri terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu: Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian TKPA dan TKD Saintek; Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian TKPA dan TKD Soshum; Kelompok Ujian Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum. Setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian Saintek, Soshum, atau Campuran. Selain itu, SBMPTN Tahun 2017 dapat diikuti oleh calon peserta tes dari siswa lulusan SMA sederajat 3 tahun terakhir yaitu lulusan tahun 2017, 2016 dan 2015. 

Pendaftaran online untuk Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT) untuk SBMPTN sudah dimulai sejak tanggal 11 April 2017 sampai dengan 5 Mei 2017 pukul 22.00 WIB dapat diakses melalui laman http://pendaftaran.sbmptn.ac.id . Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman http://halo.sbmptn.ac.id [Humas Al Jamiah]