UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

[www.uinsgd.ac.id] Diikuti oleh Para Wakil Rektor, Wakil Dekan III, para Kabag, para Dosen dan Mahasiswa dilingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Beasiswa LPDP, dengan Tema “Sebuah Kontribusi Mempersiapkan Pemimpin Masa Depan Indonesia”, pada Selasa (27/9) bertempat di Ruang Sidang Gedung O. Djauharuddin AR. Sosialisasi yang semula akan dihadiri langsung oleh Direktur LPDP ini, akhirnya diwakili oleh Staff LPDP M. Iqbal yang didaulat untuk menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan Beasiswa LPDP. 

Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan keagiatan yang akan mengawali kerjasama antara LPDP dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., yang berkesempatan membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi dan sekaligus berterima kasih atas dilaksanakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, “UIN Sunan Gunung Djati Bandung tidak kekurangan Dosen dan Mahasiswa yang sangat potensial, hanya saja yang pasti adalah kekurangan dana untuk memaksimalkan potensi tersebut”, tuturnya. Oleh karena itu, dengan diadakannya sosialisasi ini menjadi angin segar bagi civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk membuka keran informasi dan kesempatan untuk meraih berbagai Program Beasiswa yang akan ditawarkan LPDP baik bagi Dosen maupun Mahasiswa yang akan bersiap melanjuktan studi jenjang S2 dan S3. Rektor berharap, kegiatan sosialisasi ini segera ditindaklanjuti pada bulan Oktober dalam bentuk MoU antara UIN dengan pihak LPDP, agar kedepan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dapat membuka akun khusus untuk Beasiswa LPDP. 

Senada dengan Rektor, Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Muchtar Solihin, M.Ag., menyatakan bahwa beberapa bulan belakangan memang sudah terjalin komunikasi antara pihak UIN dan LPDP untuk menyelenggarakan sosialisasi dan kerjasama. Menurutnya, setidaknya ada 19 orang alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang sudah menerima beasiswa LPDP baik di Perguruan Tinggi Dalam Negeri maupun Perguruan Tinggi Luar Negeri. Sementara ini, mereka penerima beasiswa LPDP masih merupakan inisiatif dan perjuangan pribadi masing-masing alumni untuk mendapatkannya. “Oleh karena itu, rencana kerjasama ini akan menjadi langkah positif untuk supporting lembaga untuk para Alumni dan Dosen yang hendak melanjutkan studi”, tuturnya. 

M.Iqbal, perwakilan dari LPDP dalam presentasinya menyampaikan bahwa di tahun 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi , dimana masyarakat Indonesia pada tahun tersebut akan didominasi oleh masyarakat usia produktif. Artinya sebagian besar masyarakat adalah kaum muda yang sedang dimasa produktif. Oleh karena itu, Indonesia harus dapat memanfaatkan momentum tersebut agar bonus demografi tersebut berpengaruh posiitif terhadap kemajuan bangsa diberbagai bidang, terutama dalam bidang pertumbuhan ekonomi menuju negara maju. Untuk mempersiapkan hal tersebut, Indonesia setidaknya membutuhkan 60.000 orang Master dan Doktor yang unggul dan kompetitif. Saat ini menurutnya, LPDP telah mengantarkan 15.000 penerima beasiswa baik diluar maupun didalam negeri. LPDP saat ini mempunyai empat program Beasiswa, diantaranya: 1) Beasiswa S2 dan S3; 2) Beasiswa Bantuan Riset Thesis dan Disertasi; 3) Beasiswa Profesi Kedokteran; dan 4) Beasiswa Afirmasi yaitu beasiswa yang dikhususkan untuk masyarakat yang tinggal didaerah 3 T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar) atau beasiswa untuk calon penerima yang tidak mampu secara finansial. Untuk informasi yang komprehensif mengenai beasiswa LPDP dapat diakses diwebsite resmi LPDP: www.lpdp.kemenkeu.go.id [Humas Al-Jami’ah]