UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Senat Rekomendasikan Dadang & Juhaya untuk Direktur Pascasarjana

[www.uinsgd.ac.id] Senat Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung merekomendasikan Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si dan Prof. Dr. H. Juhaya S. Praja, MA sebagai calon Direktur Pascasarja UIN Bandung periode 2013-2017 kepada Rektor Prof. Dr. H. Dedy Ismatullah, SH., M.Hum. Ini hasil dari Rapat Senat Universitas yang digelar pada Kamis (30/05).

Dari 53 anggota senat yang seharusnya hadir, 36 anggota senat hadir. Menurut Sekretaris Senat, Prof. Drs. H. Pupuh Faturahman menjelaskan ke 36 anggota senat itu sudah memenuhi kuorum untuk dilakukan pemilihan bakal calon Direktur Pascasarjana. “Dari 36 anggota senat yang memiliki suara menggunakan haknya dengan memilih satu nama dari 23 nama yang memenuhi syarat. Syarat yang dimaksud mengacu pada statuta UIN Sunan Gunung Djati Bandung berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia nomor 39 tahun 2010,” terangnya.

Dari 23 Guru Besar yang memenuhi syarat muncul  empat nama yang dipilih oleh anggota Senat yaitu Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si mengantongi 18 suara, Prof. Dr. H. Juhaya S. Praja, MA mengantongi 11 suara, Prof. Dr. H. Asep Saeful Muhtadi, MA mengantongi 5 suara, Prof. Dr. H. Nanat F. Natsir mengantongi 1 suara dan satu suara lagi abtsain.

Sesuai dengan kesepakatan senat yang telah ditentukan sebelum pemilihan, dua bakal calon dengan perolehan suara terbanyak direkomendasikan Senat kepada Rektor UIN SGD Bandung.

Menurut panitia pemilihan, Dr. Ija Suntana, M.Ag, Senat menuturkan “Hanya memilih bakal calon Direktur, selanjutnya Rektor yang menentukan Direktur Pascasarjana.”

Selain memilih Calon Direktur Pascasarjana, dalam rapat Senat Universitas juga dibahas tentang; Pertama, kenaikan pangkat Lektor kepala dan Guru Besar. Kedua, keberlanjutan pemberian Doktor Honoris Causa kepada Menteri Pemberdayaan Daerah Tertinggal. Ketiga, Pembahasan Dewan Penyantun UIN. ***[Dudi, Ibn Ghifarie]