UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Seminar Internasional Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

[www.uinsgd.ac.id] Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan terutama dalam konteks penyempurnaan kurikulum yang selalu mengikuti tuntutan dan perkembangan zaman, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kegiatan Seminar Internasional bertajuk “Improving Teaching Methodology to Achieve a World Class University”, dengan menghadirkan Narasumber Dr. Mary Galleghar dari Australian Chatolic Univerisity, pada Rabu (26/04) bertempat di Aula Utama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. 

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Tedi Priatna, M.Ag., secara resmi membuka Kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Dekan berterima kasih kepada para Panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dan juga berterima kasih kepada Tim dari Asian Law Group (ALG) yang telah bersedia untuk memfasilitasi, memberikan pendampingan dalam rangka mereview kurikulum yang berlaku di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dan berharap agar jalinan kerjasama antara Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan beberapa Universitas yang ada di Australia seperti Australian Chatolic University, Sidney University, Melbourne University dan Canberra University dapat berkelanjutan. “Mengingat pentingnya bagi Perguruan Tinggi untuk selalu meng-update kurikulum yang berlaku agar sesuai dengan kebutuhan dan tantangan zaman, maka review kurikulum sangat diperlukan”, ujarnya. Terlebih Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK)  dimana lembaga perguruan tinggi yang bertanggungjwab untuk menghasilkan calon guru dan guru profesional yang memiliki peran penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Senada dengan Dekan, Dr. Aan Hasanah, M.Ed., Wakil Dekan I Bidang Akademik, sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan, menyatakan bahwa “review kurikulum yang akan dilaksanakan tersebut merupakan upaya mengkonstruksi kembali kurikulum yang ada di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK)”, tuturnya. Mereview kurikulum pada hakikatnya membantu sebuah program studi atau perguruan tinggi dalam rangka introspeksi diri, agar kurikulum yang disuguhkan selalu update dan selaras dengan perkembangan zaman. Maka dalam rangka menyelaraskan dan merepons perubahan tersebut, review kurikulum secara komprehensif harus dilakukan. Salah satu langkah tim dalam mereview kurikulum tersebut, akan dilakukan melalui sebuah wawancara komprehensif dengan pihak Jajaran pimpinan Fakultas, Jurusan/Prodi, Dosen, Mahasiswa dan Orang tua Mahasiswa sebagai stakeholders Kampus. [Humas al-Jami’ah]