UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Sekjen Kemendes PDTT Ajak Mahasiswa Jadi Agen Mencerdaskan Desa

[www.uinsgd.ac.id] Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi, memberikan pembekalan pada mahasiswa untuk menjadi agen memberdayakan dan mencerdaskan desa melalui slogan “Desa Membangun Indonesia”, dalam acara Pembukaan Kuliah Kerjanyata Mahasiswa (KKM) UIN SGD Bandung di Aula, Kamis (4/2/2016).

Anwar Sanusi mengatakan, 70 persen wilayah Indonesia dalam kategori perdesaan. Namun, dari jumlah penduduk ternyata 51 persen di antaranya tinggal di perkotaan. “Ini menunjukkan tingkat urbanisasi amat tinggi sehingga warga desa beralih ke kota-kota,” kata Anwar.

Menurutnya, apabila pemerintah sebelumnya menerapkan program Indonesia membangun perdesaan, namun pemerintah sekarang menjadi program desa membangun Indonesia. “Kami berharap desa-desa menjadi maju dan berkembang lebih baik, sehingga bisa berkontribusi dalam membangun Indonesia,” ucapnya.

Sebagai upaya mendukung program itu, kata Anwar, pemerintah terus meningkatkan dana desa yang dialokasikan dalam APBN. “Tahun ini alokasi dana desa sebesar Rp 47,1 triliun atau dua kali lipat dari anggaran tahun lalu sejumlah Rp 20,7 triliun,” katanya.

Disisi lain, lanjut Anwar, pembangunan desa-desa di Indonesia tak bisa hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, melainkan juga kementerian-kementerian lain dan lembaga-lembaga pendidikan. Hal itu disebabkan masih banyak desa yang masuk kategori sangat tertinggal.

Lebih jauh Anwar mengatakan, dari 75.000 desa di Indonesia sebanyak 13.400 desa masuk kelompok sangat tertinggal dan desa tertinggal 13.000 buah. “Sedangkan desa mandiri sebagai predikat tertinggi hanya sekitar 3.000 desa,” pungkasnya. []