UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Sebanyak 819 Peserta PPA, Lolos Masuk UIN SGD

Sedikitnya 819 orang peserta jalur Penelitian Prestasi Akademik (PPA) yang mengikuti tes wawancara, dinyatakan lolos dan berhak mengikuti kuliah di Universitas Isalam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Dari 1.265 yang dinyatakan lulus secara administrasi, ternyata yang hadir hanya 1.185 orang dan yang tidak hadir dalam wawancara 80 orang.

 

Peserta yang lolos masuk UIN Bandung tetap didominasi peserta yang masuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang mencapai 326 orang, Fakultas Syariah 166 orang, Fakultas Sain dan Teknologi 106 orang, Fakultas Dakwah 71 orang, Fakultas Psikologi 60 orang, Fakultas 51 orang dan Fakultas Adab 39 orang.

 

Menurut Kepala Bagian Akademik UIN Bandung, Drs. Mumuh Muhsin, MM,Pd. mereka yang tidak mengikuti tes wawancara bisa disebabkan oleh perpindahan jalur pilihan yaitu dengan adanya jalur SNMPTN dan Undangan.

 

“Dengan penambahan jalur menjadi 6 jalur, membuat para peserta lebih banyak pilihan“, ungkap Mumuh kepada BEDANEWS, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/6).

 

Dijelaskan Mumuh, untuk penerimaan tahun sekarang mengalami penurunan sampai 444 orang, dibanding tahun lalu yang mencapai 1.079 orang. Meski begitu, sambungnya, para peserta yang lulus jalur PPA diharapkan bisa menyelesaikan studinya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

 

“Peserta PPA yang dinyatakan lulus, mereka yang terpilih dan punya bakat dan keunggulan, diharapkan mereka ketika lulus kuliah benar benar berkualitas baik secara intelektualitas maupun moralitas”, ujarnya.

 

Ditambahkan Mumuh, bagi mereka yang tidak lulus melalui jalur PPA, tetap diberi kesempatan untuk bisa mendaftar dan mengikuti lagi jalur Tes tulis. Ketika disinggung mengenai tempat kuliah bagi mahasiswa baru, karena gedung perkuliahan sedang direhab dan akan dibangun? Mumuh menjawab, untuk perkuliahan tetap menggunakan ruang kelas yang sudah dipergunakan tahun lalu. (h@rry gibrant) [BedaNews, 9 Juni 2011]

Sedikitnya 819 orang peserta jalur Penelitian Prestasi Akademik (PPA) yang mengikuti tes wawancara, dinyatakan lolos dan berhak mengikuti kuliah di Universitas Isalam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Dari 1.265 yang dinyatakan lulus secara administrasi, ternyata yang hadir hanya 1.185 orang dan yang tidak hadir dalam wawancara 80 orang.

 

Peserta yang lolos masuk UIN Bandung tetap didominasi peserta yang masuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang mencapai 326 orang, Fakultas Syariah 166 orang, Fakultas Sain dan Teknologi 106 orang, Fakultas Dakwah 71 orang, Fakultas Psikologi 60 orang, Fakultas 51 orang dan Fakultas Adab 39 orang.

 

Menurut Kepala Bagian Akademik UIN Bandung, Drs. Mumuh Muhsin, MM,Pd. mereka yang tidak mengikuti tes wawancara bisa disebabkan oleh perpindahan jalur pilihan yaitu dengan adanya jalur SNMPTN dan Undangan.

 

“Dengan penambahan jalur menjadi 6 jalur, membuat para peserta lebih banyak pilihan“, ungkap Mumuh kepada BEDANEWS, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/6).

 

Dijelaskan Mumuh, untuk penerimaan tahun sekarang mengalami penurunan sampai 444 orang, dibanding tahun lalu yang mencapai 1.079 orang. Meski begitu, sambungnya, para peserta yang lulus jalur PPA diharapkan bisa menyelesaikan studinya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

 

“Peserta PPA yang dinyatakan lulus, mereka yang terpilih dan punya bakat dan keunggulan, diharapkan mereka ketika lulus kuliah benar benar berkualitas baik secara intelektualitas maupun moralitas”, ujarnya.

 

Ditambahkan Mumuh, bagi mereka yang tidak lulus melalui jalur PPA, tetap diberi kesempatan untuk bisa mendaftar dan mengikuti lagi jalur Tes tulis. Ketika disinggung mengenai tempat kuliah bagi mahasiswa baru, karena gedung perkuliahan sedang direhab dan akan dibangun? Mumuh menjawab, untuk perkuliahan tetap menggunakan ruang kelas yang sudah dipergunakan tahun lalu. (h@rry gibrant) [BedaNews, 9 Juni 2011]

Sedikitnya 819 orang peserta jalur Penelitian Prestasi Akademik (PPA) yang mengikuti tes wawancara, dinyatakan lolos dan berhak mengikuti kuliah di Universitas Isalam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Dari 1.265 yang dinyatakan lulus secara administrasi, ternyata yang hadir hanya 1.185 orang dan yang tidak hadir dalam wawancara 80 orang.

 

Peserta yang lolos masuk UIN Bandung tetap didominasi peserta yang masuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang mencapai 326 orang, Fakultas Syariah 166 orang, Fakultas Sain dan Teknologi 106 orang, Fakultas Dakwah 71 orang, Fakultas Psikologi 60 orang, Fakultas 51 orang dan Fakultas Adab 39 orang.

 

Menurut Kepala Bagian Akademik UIN Bandung, Drs. Mumuh Muhsin, MM,Pd. mereka yang tidak mengikuti tes wawancara bisa disebabkan oleh perpindahan jalur pilihan yaitu dengan adanya jalur SNMPTN dan Undangan.

 

“Dengan penambahan jalur menjadi 6 jalur, membuat para peserta lebih banyak pilihan“, ungkap Mumuh kepada BEDANEWS, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/6).

 

Dijelaskan Mumuh, untuk penerimaan tahun sekarang mengalami penurunan sampai 444 orang, dibanding tahun lalu yang mencapai 1.079 orang. Meski begitu, sambungnya, para peserta yang lulus jalur PPA diharapkan bisa menyelesaikan studinya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

 

“Peserta PPA yang dinyatakan lulus, mereka yang terpilih dan punya bakat dan keunggulan, diharapkan mereka ketika lulus kuliah benar benar berkualitas baik secara intelektualitas maupun moralitas”, ujarnya.

 

Ditambahkan Mumuh, bagi mereka yang tidak lulus melalui jalur PPA, tetap diberi kesempatan untuk bisa mendaftar dan mengikuti lagi jalur Tes tulis. Ketika disinggung mengenai tempat kuliah bagi mahasiswa baru, karena gedung perkuliahan sedang direhab dan akan dibangun? Mumuh menjawab, untuk perkuliahan tetap menggunakan ruang kelas yang sudah dipergunakan tahun lalu. (h@rry gibrant) [BedaNews, 9 Juni 2011]

Sedikitnya 819 orang peserta jalur Penelitian Prestasi Akademik (PPA) yang mengikuti tes wawancara, dinyatakan lolos dan berhak mengikuti kuliah di Universitas Isalam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Dari 1.265 yang dinyatakan lulus secara administrasi, ternyata yang hadir hanya 1.185 orang dan yang tidak hadir dalam wawancara 80 orang.

 

Peserta yang lolos masuk UIN Bandung tetap didominasi peserta yang masuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang mencapai 326 orang, Fakultas Syariah 166 orang, Fakultas Sain dan Teknologi 106 orang, Fakultas Dakwah 71 orang, Fakultas Psikologi 60 orang, Fakultas 51 orang dan Fakultas Adab 39 orang.

 

Menurut Kepala Bagian Akademik UIN Bandung, Drs. Mumuh Muhsin, MM,Pd. mereka yang tidak mengikuti tes wawancara bisa disebabkan oleh perpindahan jalur pilihan yaitu dengan adanya jalur SNMPTN dan Undangan.

 

“Dengan penambahan jalur menjadi 6 jalur, membuat para peserta lebih banyak pilihan“, ungkap Mumuh kepada BEDANEWS, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/6).

 

Dijelaskan Mumuh, untuk penerimaan tahun sekarang mengalami penurunan sampai 444 orang, dibanding tahun lalu yang mencapai 1.079 orang. Meski begitu, sambungnya, para peserta yang lulus jalur PPA diharapkan bisa menyelesaikan studinya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

 

“Peserta PPA yang dinyatakan lulus, mereka yang terpilih dan punya bakat dan keunggulan, diharapkan mereka ketika lulus kuliah benar benar berkualitas baik secara intelektualitas maupun moralitas”, ujarnya.

 

Ditambahkan Mumuh, bagi mereka yang tidak lulus melalui jalur PPA, tetap diberi kesempatan untuk bisa mendaftar dan mengikuti lagi jalur Tes tulis. Ketika disinggung mengenai tempat kuliah bagi mahasiswa baru, karena gedung perkuliahan sedang direhab dan akan dibangun? Mumuh menjawab, untuk perkuliahan tetap menggunakan ruang kelas yang sudah dipergunakan tahun lalu. (h@rry gibrant) [BedaNews, 9 Juni 2011]

Sedikitnya 819 orang peserta jalur Penelitian Prestasi Akademik (PPA) yang mengikuti tes wawancara, dinyatakan lolos dan berhak mengikuti kuliah di Universitas Isalam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Dari 1.265 yang dinyatakan lulus secara administrasi, ternyata yang hadir hanya 1.185 orang dan yang tidak hadir dalam wawancara 80 orang.

 

Peserta yang lolos masuk UIN Bandung tetap didominasi peserta yang masuk Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang mencapai 326 orang, Fakultas Syariah 166 orang, Fakultas Sain dan Teknologi 106 orang, Fakultas Dakwah 71 orang, Fakultas Psikologi 60 orang, Fakultas 51 orang dan Fakultas Adab 39 orang.

 

Menurut Kepala Bagian Akademik UIN Bandung, Drs. Mumuh Muhsin, MM,Pd. mereka yang tidak mengikuti tes wawancara bisa disebabkan oleh perpindahan jalur pilihan yaitu dengan adanya jalur SNMPTN dan Undangan.

 

“Dengan penambahan jalur menjadi 6 jalur, membuat para peserta lebih banyak pilihan“, ungkap Mumuh kepada BEDANEWS, saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (9/6).

 

Dijelaskan Mumuh, untuk penerimaan tahun sekarang mengalami penurunan sampai 444 orang, dibanding tahun lalu yang mencapai 1.079 orang. Meski begitu, sambungnya, para peserta yang lulus jalur PPA diharapkan bisa menyelesaikan studinya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

 

“Peserta PPA yang dinyatakan lulus, mereka yang terpilih dan punya bakat dan keunggulan, diharapkan mereka ketika lulus kuliah benar benar berkualitas baik secara intelektualitas maupun moralitas”, ujarnya.

 

Ditambahkan Mumuh, bagi mereka yang tidak lulus melalui jalur PPA, tetap diberi kesempatan untuk bisa mendaftar dan mengikuti lagi jalur Tes tulis. Ketika disinggung mengenai tempat kuliah bagi mahasiswa baru, karena gedung perkuliahan sedang direhab dan akan dibangun? Mumuh menjawab, untuk perkuliahan tetap menggunakan ruang kelas yang sudah dipergunakan tahun lalu. (h@rry gibrant) [BedaNews, 9 Juni 2011]