UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Sabet Prestasi Tanpa Apresiasi

[www.uinsgd.ac.id] Riyadi Putra (21) yang berhasil mengantongi medali emas pada turnamen bulu tangkis di Pekan Ilmiah, Olah Raga, Seni, dan Riset (PIONIR) Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) VII 2015 yang diselenggarakan pada 18 – 24 Mei 2015 di IAIN Palu, Sulawesi Tengah. Ajang bergengsi seluruh Perguruan Tinggi Islam se-Indonesia sudah hampir tujuh bulan lebih berlalu. Namun hingga kini, Riyadi belum sepeser pun menerima dana pembinaan dari pihak kampus.

Riyadi sudah berbicara dengan beberapa pihak terkait namun jawaban yang diberikan tetap sama. Di tahun 2012 Riyadi berhasil meraih juara 3 pada PIONIR di Banten, Riyadi tidak mendapatkan dana pembinaan hanya mendapatkan beasiswa Pemerintah Provinsi dari kampus dan Dema Award itupun tidak dalam bentuk dana hanya trophy.

“Konsultasi sudah, tapi tanggapannya sama, belum cair sabar aja. Suruh nunggu, dan sekarang udah hampir tujuh bulan masih belum. Dana pembinaan sekitar sepuluh juta,itu kan lumayan besar,” tutur Riyadi saat ditemui Jurnalpos, Jumat (4/12).

Tidak ada apresiasi dari pihak kampus, beasiswa prestasi yang diberikan kampus kepada Riyadi pun tidak secara kontinu. Kampus dinilai kurang mengapresiasi para atlet, sedangkan mereka sudah menghabiskan waktu dan tenaga untuk mengharumkan nama baik kampus di arena pertandingan.

Pasalnya beberapa kampus yang berhasil pada kejuaraan PIONIR Palu 2015 seperti pemenang turnamen voli IAIN Semarang sudah mendapatkan dana pembinaan. Mengenai permasalahan dana pembinaan di pihak Kementrian ataupun kampus, Riyadi berharap semoga segera memberikan kepastian. [Awallina Ilmiakhanza, Ifka Azmi Fauziah/Jurnalpos]