UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Sabaris Djati Ikuti Festival Kesenian Rakyat Yunani

[www.uinsgd.ac.id] Wakil Rektor II UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M,Si melepas 21 Delegasi Kesenian dan Budaya, Sabaris Djati Art Group ke Yunani untuk mengikuti Festival Kesenian Rakyat dari tanggal 28 Juli sampai 7 Agustus 2017 di Aula Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) lantai IV, Kamis (27/7) 

Sebaris Djati Art Group merupakan tim kesenian dan budaya dari Program Studi (Prodi) Sastra Inggris (SI) FAH UIN SGD Bandung yang dipimpin langsung Ketua Jurusan SI, Lili Awaluddin, MA.  

Dalam sambutannya WR II menyebutkan bahwa delegasi ini memiliki misi dan kontribusi signifikan untuk membawa nama harum Fakultas Adab, UIN SGD, Jawa Barat, bangsa dan negara. “Pihak lembaga sangat mendorong kegiatan ini dan kegiatan kreatif-inovatif serupa. Diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi fakultas, prodi, dan pihak lain serta dapat berkontribusi pada akreditasi prodi, insitusi UIN,” tegasnya.

“Bagi pesertanya dalam bentuk SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) sesuai dengan kurikulum yang meruju pada KKNI,” jelasnya.

WR II berpesan “tim delegasi ini harus mampu menunjukkan keunggulan, kompetitif dan akhlak karimah sesuai dengan visi UIN dan pihak delegasi dapat memeklumi keterbatasan fasilitas yang diberikan kampus karena kegiatan ini belum masuk dalam RAKKL,” terangnya.

Dekan FAH, Dr. Setia Gumilar, S.Ag., M.Si sangat menyambut baik atas kegiatan seni dan budaya bertaraf internasional ini. “Secara kelembagaan pihak Fakultas mengapresiasi kerja keras, kreativitas dan partisipasi tim Sabari Djati ini untuk ikut dalam kegiatan internasional,” paparnya.

Kesungguhan dan kerja keras ini ditunjukkan mulai dari sosialisasi, open rekrutment, proses seleksi, latihan, pencarian dana, hingga persiapan pemberangkatan. “Ketika mereka di sana dan pulang lagi ke Indonesia. Mudah-mudahan dapat membawa nama baik Indonesia. Pihak lembaga berusaha mensupport dan memfasilitasi kegiatan ini semampu yang dapat dilakukan. Oleh karena itu, saya sangat berbahagia bahwa perjuangan tim Sabaris Djati sampai pada fase pelepasan dan pemberangkatan,” sambungnya.

Dekan FAH berharap “tim Sabaris Djati dapat menunjukkan kreativitas dan performance maksimal dan optimal, sehingga mampu bersaing dengan delegasi lainya dari Eropa dan Asia,” tegasnya.

Wakil Dekan III, Dr. Dadan Rusmana, M.Ag menjelaskan 21 kontingen yang terdiri dari mahasiswa, pelatih, dosen dan official di Negeri Iskandar Dzulkarnain dan Hercules itu akan mempertunjukkan kebisaan dan kemotekarannya dalam dua perhelatan akbar; Pertama, 4rd International Dance Festival of Nea Anchialos pada tanggal 28-31 Juli 2017; Kedua, 13th World Festival of Tradional Dances di Aigio Patras Greece pada tanggal 1-7 Agustus 2017.  

Ajang bergensi ini diikuti berbagai kontingen dari 12 negara Eropa dan Asia yang teridiri dari Yunani, Indonesia, Peru, Serbia, Turki, Ukraina, China, Georgia, Bosnia, Herzegovina, India, Bulgaria dan Filipina.  “Pada dua ajang tersebut, Sabaris Djati Art Group akan menampilkan kreasi seni mulai dari Tari Saman, Tari Papua, Tari Doger Kontrak, Tari Merak, Tari Glipang, Tari Giring-giring, Tari Kecak Bali sampai Tari Sendratasik Sunan Gunung Djati,” ujarnya.

Mengenai tujuan utama dari keikutsertaan dan pemilihan seni-seni pertunjukan ini “Untuk mengenalkan tradisi lokal Indonesia, mempromosikan wisata Indonesia, mengenalkan kesenian Islam Indonesia, dan yang paling penting itu mengenalkan Islam Indonesia yang ramah dan rahmatan lil alamin melalui seni dan budaya,” pungkasnya. [Humas Al-Jamiah]