UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

RJI Gelar Rakernas II di UIN SGD

(www.uinsgd.ac.id) Relawan Jurnal Indonesia (RJI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), di Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 24 – 25 Agustus 2018. Rakernas ini adalah yang kedua kalinya, sejak organisasi ini dibentuk di Yogyakarta 2016 dan Rakernas pertama di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tahun 2017.

Rakernas kali ini mengusung tema “Membangun Budaya Riset Bangsa melalui Penerbitan Jurnal Nasional dan Internasional Bereputasi”.  Tema ini sejalan dengan tujuan pendidikan tinggi dimana persaingan global era revolusi industry 4.0 menjadi isu utama dalam inovasi riset maupun publikasi ilmiah.

Dalam menjawab tantangan ini, RJI sebagai organisasi yang menaungi pengelola jurnal di seluruh Indonesia berusaha merespons disrupsi dan digitalisasi publikasi, dengan memberikan pendampingan dan edukasi pengelola jurnal di seluruh Indonesia, guna  meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan global.

Secara resmi, Rakernas kedua ini dibuka oleh Wakil Rektor I UIN SGD Prof Dr H Asep Muhyidin, M.Ag; dilanjutkan dengan Seminar Nasional yang mengundang beberapa stakeholder sebagai pembicara kunci: Dr Sadjuga, M.Sc (Kemenristekdikti); Dr Dasapta Erwin Wirawan (ITB/INArvix); Prof Dr Ir Komang G Wiryawan (Himpunan Editor Berkala Ilmiah Indonesia); M. Tanzil Multazam (Crossref Ambassador); Hilman Fathoni, S.H (perwakilan dari Creative Common Indonesia); dan Dwi Fajar Saputra (Manager Helpdesk IOS).

Sebagai perwakilan dari Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi Dr Sadjuga membahas mengenai kebijakan jurnal ilmiah di Indonesia, sedangkan Dr. Dasapta justru menitikberatkan pembahasannya pada trend Open Science dan kaitannya dengan publikasi Ilmiah.

Seminar memberikan banyak masukan dan pandangan baru pada peserta dari semua pelosok Tanah Air. Pembicara yang didatangkan mewakili entitas keilmiahan yang tidak diragukan lagi kredibilitasnya di tingkat nasional maupun internasional. Seminar berskala nasional ini diselengarakan berkat partisipasi aktif 500 peserta. Diskusi berlangsung hangat, karena antusiasme peserta yang luar biasa. Para pembicara pun semakin bersemangat dalam membagi keilmuan mereka masing–masing.

Pada malam harinya, Rakernas digelar di Cordela Hotel Bandung dengan 100 perwakilan Korda masing–masing daerah. Mereka membahas dan menyiapkan langkah-langkah strategis dalam pengembangan jurnal ilmiah di seluruh Indonesia. Peserta Rakernas diharapkan mampu menjadi perwakilan daerahnya untuk memberikan masukan dalam rapat kerja sehingga hasil dari rakernas akan berdampak global di seluruh Indonesia.

Pada hari kedua, digelar workshop tata kelola jurnal dengan pembagian kelas yang komprehensif berdasarkan kebutuhan pengelola jurnal di seluruh Indonesia. Pembagian kelas terdiri atas Kelas Crossref, Kelas Beginner, Kelas Intermediate dan Kelas Advance. Masing–masing kelas dipandu oleh tutor RJI yang sudah berpengalaman dalam tata kelola Jurnal, sesuai dengan materi yang ditawarkan di masing-masing kelas.[nanang sungkawa]