UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Rektor Lepas 4500 Peserta KKN Sisdamas 2017

[www.uinsgd.ac.id] Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., meresmikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (KKN Sisdamas 2017) yang dikuti sebanyak 4500 peserta yang tersebar dari 40 Prodi dan 110 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang bertempat di Aula Anwar Musaddad, Kamis (2/2). 

Dalam sambutannya Rektor mengapresiasi seluruh unit yang melakukan improvisasi untuk kemajuan lembaga, “salah satunya adalah model KKN Sisdamas 2017 yang dihasilkan dari  riset  yang  telah  dilakukan  oleh  Pusat  PKM  LP2M  UIN  SGD  Bandung  di beberapa PTKIN  di  Indonesia sebagai upaya menyiapkan kader-kader pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Rektor berpesan agar mahasiswa dan para pembimbing dapat menjaga nama baik lembaga dan membangun citra positif kampus dimata masyarakat. “Dengan bermodalkan keagamaan atau spiritual dan sosial yang dimiliki oleh mahasiswa dan dosen harus menjadi pembeda KKN dengan perguaruan tinggi lain. Prinsipnya, jaga moral, belajar secara nyata di tengah masyarakat dan secara bersama-sama mengamalkan ilmu yang di dapat di kampus,” tegasnya.     

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN SGD Bandung, Dr. Munir, M.A. menjelaskan “kehadiran mahasiswa dalam rangka KKN ini harus menjadi agen perubahan di tengah-tengah masyarakat,” paparnya. 

Ketua LP2M mengharapkan KKN Sisdamas ini “dapat membawa visi dan misi UIN dan prophetic mission (misi kenabian) dalam membangun masyarakat yang demokratis dan berkeadilan,” jelasnya.

Bagi Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat, Dr. H. Ramdani Wahyu Sururi, M.Ag., M.Si. sebagai Ketua Panitia KKN Sisdamas 2017 menjelaskan bahwa KKN Sisdamas 2017 ini menerapkan pola Community Empowerment sebagai pengganti pola lama yang menggunakan Community Development, “artinya mahasiswa menjadi fasilitator untuk setiap program yang akan dilaksanakan, menempatkan prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” ujarnya.

Dalam melaksanan KKN Sisdamas ini terdapat 8 siklus yang harus dilalui oleh  DPL  dan  mahasiswa  dilapangan, yaitu Soswal & RW (Sosialisasi  Awal  & Rembug Warga), Refso (Refleksi Sosial), Pesos (Pemetaan Sosial), Orgamas (Pengorganisasian  Masyarakat), Cantif (Perencanaan Partisipatif), Sipro (Sinergi  Program), Pepro  (Pelaksanaan Program) dan Monev (Monitoring  Evaluasi).

“Dalam sistem KKN Sisdamas ini mahasiswa peserta KKN memiliki keleluasaan untuk memilih lokasi 110 Desa dari 1 Kota Banjar dan 3 Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Garut. Mudah-mudahan dengan adanya KKN ini bisa dijadikan kader pemberdayaan. Meskipun peserta KKN ini sudah kembali ke kampus untuk meneruskan proses belajar,” pungkasnya.

Untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Berbasis Pemberdayaan Masyarakat (KKN Sisdamas) tahun 2017 yang digelar di Kota Banjar, Kab. Garut, Kab. Cianjur dan Kab. Purwakarta ini dimulai dari 7 Februari sampai 9 Maret 2017. 

Mengenai teknis pemberangkatan KKN Sisdamas 2017 akan dilaksanakan pada 7 Februari 2017 untuk Cianjur dan Purwakarta, pada tanggal 8 Februari 2017 untuk Garut dan Banjar. [Humas Al-Jami’ah]