UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Rayakan Milad ke-28, Suaka Berikan Kemeriahan di Kampus Hijau

[www.uinsgd.ac.id] Kemeriahan tersaji saat perhelatan Malam Puncak Milad Suaka ke-28 yang digelar di Auditorium UIN SGD Bandung Rabu (24/9/2014). Setelah melewati tiga rangkaian acara sebelumnya yaitu Temu Alumni pada Selasa (9/9/2014) dilanjutkan dengan Penyuluhan Media sehat di Kecamatan Ujung Berung pada Jumat (12/9/2014), dan Bedah Buku: Jurnalisme Era Digital pada Rabu (10/9/2014).

Mengusung tema “Napas Baru Kreatifitas”, rangkaian Malam Puncak Milad Suakatersebut mempersembahkan berbagai macam penampilan dan hiburan yang menarik dari Uchi Qolby, Standup Comedy, Karinding, Lisung, After Work,serta penulis yang sedang naik daun, Pidi Baiq.

Rangkaian acara yang dimulai pukul 14.00 ini dibuka dengan Talkshow Komunitas se-UIN SGD Bandung. Acara berlangsung meriah dengan konsep diskusi santai yang dipandu oleh Dinda Ahlul sebagai moderator. Dilanjutkan denganpembacaan puisi dari jurusan KPI, penampilan Komunitas 81,serta penampilan memukau dari Aad yang mengakhiri sesi pertama.

Para penonton pun mulai berdatangan pada sesi kedua, hadir pula pers mahasiswa se-Bandung Raya. Dimulai pukul 18.30 wib dengan MC Purna Irawan dan Desti Nopianti, penampilan perdana pada sesi kedua ini dibuka dengan pembacaan sajak-sajak puisi oleh Reza dan Ilavy dari Forum Lilin Malam.

Penonton semakin memadati Auditorium UIN SGD Bandunguntuk menyaksikan penampilan selanjutnya dari Uchi Qolby, Standup Comedy, Akustik After work, Karinding, dan Salman. Pukul 21.00 proses tiup lilin dan pemotongan kue pun dilakukan, dipandu bernyanyi oleh Nirra Cahaya pertama, Salman, dan Ramadhan Setia Nugraha, para pengurus, anggota, dan alumni naik ke atas pentas ikut mengikuti proses tiup lilin tersebut.

Rasa haru dan bahagia terpancar jelas saat lilin telah dihembuskan, segala rasa syukur dipanjatkan oleh seluruh keluarga LPM Suaka. Iqbal Tawakal menyampaikan rasa syukur yang teramat dalam dalam malam puncak 28 tahun Suaka berkarya. “Semoga di usia ke-28 tahun ini Suaka lebih berbahaya dan berbisa,” ujarnya.

Tak ketinggalan, Endang Suherman juga menyampaikan rasa syukurnya disusul dengan pembacaan puisi oleh Hanan Hasyim dengan judul Keadilan. Proses pemotongan kue pun berlangsung, kue pertama diberikan kepada pengurus LPM Suaka tahun 1996 yaitu Laela Nurhayati sebagai perwakilan.

Setelah menghabiskan masa suka cita di atas panggung bersama, beberapa acara yang masih belum rampung kembali dilanjutkan oleh MC. Acara tersebut dilanjutkan dengan pembagian selembaran launching Suaka Institut.

Acara ditutup oleh penampilan Pidi Baiq yang membuat penonton segera berhamburan ke depan panggung untuk bisa menyaksikan sang bintang tamu dari jarak yang dekat. Satu jam berdiri dihadapan para penonton, Pidi Baiq mengeluarkan ocehan dan nyanyian khasnya yang membuat semua tertawa puas, acara berakhir pukul 22.30.

Berbagai ucapan selamat ulang tahun diterima LPM Suaka. Diantaranya dari Pemimpin Umum LPM Jumpa Universitas Pasundan, Muhammad Taruna Prima, ia mengapresiasi acara Milad yang cukup meriah tersebut. “Saya berharap semoga LPM suaka lebih maju ke depannya dan lebih konsisten, terutama dalam media onlinenya,” ujarnya.

Ucapan selamat ulang tahun pun datang dari Sekjen Forum Komunikasi Pers Mahasiswa Bandung (FKPMB) Charly. Ia mengatakan bahwa selama ini Suaka sudah cukup bagus mengawal media Pers mahasiswa lainnya untuk berkarya. “Semoga ke depannya suaka dapat mempertahankan dan bisa menjadi refleksi ke depannya lagi, bukan hanya di UIN bandung, tapi juga Pers mahasiswa lainnya,” Pungkas Mahasiswa Universitas Parahyangan tersebut. [Restia Aidila Joneva, Robby Darmawan/Suaka]