UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Raker 2016 Penguatan Tatakelola

[www.uinsgd.ac.id] Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Tahun 2016 dengan tema “Penguatan Tatakelola Menuju Good University Governance dengan Bingkai Nilai-nilai Akhlakul Karimah”, pada Senin (28/03) bertempat di Mason Pine Hotel Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat.

Raker yang diselenggarakan mulai tanggal 28-31 Maret 2016 tersebut dihadiri oleh 114 peserta diantaranya para Wakil Rektor, Direktur serta Assisten Direktur Pascasarjana, para Kepala Lembaga, para Ketua Unit, para Dekan, Wakil Dekan, para Ketua Jurusan serta Kepala Bagian di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Menurut Rektor, kegiatan Raker ini meninadaklanjuti kebijakan-kebijakan yang telah dihasilkan dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama Republik Indonesia dan Raker Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), sehingga visi dan misi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai Universitas yang unggul dan kompetitif dengan bingkai wahyu memandu ilmu, sinergis dengan cita-cita pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang mempunyai distingsi, ekselensi dan menjadi destinasi kajian Islam di Indonesia dan dunia Internasional.

“UIN harus unggul secara institusional dalam Dirosah Islamiyah, sains dan teknologi yang Rahmatan Lil ‘alamin dan unggul secara individual, menciptakan sarjana-sarjana ilmuan yang berhati ulama”, ujarnya.

Rektor berharap agar dalam kegiatan tersebut para peserta yang akan melaksanakan sidang komisi dapat mengevaluasi program kegiatan yang telah dilakukan pada tahun 2015, mencermati program-program UIN tahun 2016 dan menyiapkan rekomendasi program-program yang akan dilaksanakan di tahun 2017.

Prof. Dr. H. Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si., Ketua Pelaksana yang juga Wakil Rektor II dalam sambutannya menjelaskan mengenai agenda kegiatan Raker yang akan diisi dengan pencerahan dari berbagai Narasumber untuk memperkaya informasi-informasi terkini mengenai arah kebijakan Kementerian Agama khususnya Dirjen Pendis untuk penguatan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam yang bernaung di Kementerian Agama RI.

“Dengan berbagai informasi yang akan disampaikan tersebut diharapkan bisa dicermati dan menjadi bahan untuk melakukan evaluasi, koordinasi dan menghasilkan rekomendasi-rekomendasi untuk program tahun 2017”, tuturnya. [Humas Al-Jami’ah]