UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Pusat Karir UIN SGD Bandung Gelar Simulasi IELTS

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Karir Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung bekerjasama dengan IDP Education menyelenggarakan Internasional English Language Testing System (IELTS) Simulation yang berlangsung di Ruang Seminar Perpustakaan lt. 1, Jl A.H Nasution No 105 Bandung, Rabu (2/10/2019).

Kepala UPT Pusat Karir UIN SGD Bandung, Dr. Betty Tresnawaty, S.Sos, M.I,Kom. mengatakan, simulasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang juga bekerjasama dengan IDP Education, yaitu sosialiasi kuliah Strata 2 dan 3 di luar negeri.

“Simulasi ini, langkah awal untuk persiapan menuju kuliah di luar negeri. Jadi kalau nanti mau tes IELTS seenggaknya udah ada bayangan tentang soal dan lainnya,” jelasnya.

Dr. Betty melanjutkan, kegiatan ini di publish di semua sosial media UPT Pusat Karir, juga bekerjasama dengan beberapa media kampus. Sekitar 50 peserta dari kalangan mahasiswa, alumni dan dosen mengikuti kegiatan dengan antusias.

Salah satu peserta, Mahasiswi Jurusan Teknik Elektro, Ayu mangatakan dirinya cukup diuntungkan dengan adanya IELTS Simulation tersebut. Menurutnya, simulasi sangat dibutuhkan oleh dirinya yang hendak melanjutkan kuliah ke luar negeri.

“Iya saya ada rencana ingin lanjut kuliah ke luar negeri. Ini kali pertama sih ikut simulasi ini,” ujar Ayu.

Sementara itu, Dr. Betty mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengakomodir potensi dan keinginan civitas akademika baik dosen, alumni atau mahasiswa yang ingin melanjutkan S2 dan S3 ke luar negeri. Selain itu, karena antusias peserta terlihat begitu baik, UPT Pusat Karir berencana untuk mengadakan kembali simulasi IELTS tersebut.

“Kami kira simulasi ini kan keperluannya banyak. Maka dari itu, insyaAllah simulasi ini akan kami adakan lagi. Jadi, ya untuk persiapan sebelum berperang gitu untuk mereka yang mau lanjut kuliah ke luar negeri,” kata Dr. Betty.

Dr. Betty mengharapkan, dengan adanya IELTS Simulation tersebut, akan ada civitas akademik yang terbantu untuk dapat diterima kuliah di luar negeri. Selain itu, Dr. Betty juga berharap untuk ke depannya agar civitas akademika dapat memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan rektor melalui UPT Pusat Karir dengan baik.

“Antusiasnya hari ini baik. Semoga kedepannya semakin baik lagi. InsyaAllah kan ini membantu, gratis juga. Karena di simulasi ini benar-benar seperti tes IELTS yang asli. Dari aturannya, juga model soal di simulasikani, ga akan beda jauh dari tes IELTS yang aslinya,” pungkasnya.

Sumber, Warta 02 Oktober 2019