UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

PTAIS Harus Mampu Mengakses Fasilitas Beasiswa

[www.uinsgd.ac.id] – Langkah Pemerintah provinsi Jawa Barat dan Kementrian Agama RI yang   membuka kran penyaluran beasiswa penelitian  bagi para dosen PTAIS  yang sedang atau akan melanjutkan jenjang studinya baik S1,S2 dan S3. disambut baik oleh Kopertais Jabar Banten.

Sekretaris Wakil Koordinator Bidang Penelitian dan Pengendalian Mutu, Kopertais  Wil.2 Jabar Banten, Ii Sumantri, merespon positif langkah pemprov Jabar dan Kemenag RI yang membuka  ruang kerjasama membantu dosen PTAIS.

” ini, peluang yang bagus  bagi PTAIS, untuk bisa dimanpaatkan sebaik mungkin  demi menunjang peningkatan SDM, ” ungkap Ii Sumentri, disela-sela Workshop Peneletian Dosen PTAIS di Kopertais Jabar  Banten, Kamis,27/06. di Puri Katulistiwa-Sumedang.
Dikatakan Ii, dengan adanya peluang itu, PTAIS harus jemput bola dengan menindaklanjuti untuk segera di realisasikan dalam upaya peningkatan kualitas dosen PTAIS.

Diucapkan,  para dosen PTAIS belum pernah mendapatkan bantuan beasiswa khususnya untuk peneletian. dari pemprov jabar dan kemenag RI. Hal tersebut, sambung Dia, karena para dosen PTAIS tidak mendapatkan akses informasi dan tidak tau  alur birokrasinya.”
Banyak para dosen PTAIS non PNS dan sudah terakreditasi kesulitan dalam pengembagan akademiknya, sebab, terbentur dana, sekarang sudah ada lampu hijau, silahkan ajukan lewat proposal ke instansi terkait ” ujarnya.

Ii berharap dengan adanya ruang untuk bantuan beasiswa  penelitian dari instansi terkait, keberadaan PTAIS di Lingkungan Kopertais Jabar Banten bisa mengambil peran dan fungsinya untuk membangun Jawa Barat kedepan.
”  PTAIS harus menjadi  bagian solusi  bagi Jabar, kami yakin PTAIS punya  potensi besar untuk menggali, memberdayakan , mengembangkan dan membangun  Jabar, baik pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya,” terangnya.

Diakui, Dia  tidak sedikit PTAIS yang berbasis pesantren berdomisili di daerah pelosok, secara lokasi maupun jaringan kurang bisa mengakses provinsi atau kurang tahu birokrasi.  “Kita akan dorong dan fasilitasi mereka untuk merapat provinsi, agar bisa ambil bagian dalam penelitian. Dananya kok ada, tinggal ada kemampuan dan memperluas network,”tandasnya.

Sementara, Kepala Bapeda Jabar, Deni Juanda, berharap peluang  beasiswa yang diberikan pemda Jabar bisa membantu para akademisi PTAIS dalam meningkatkan SDM dan mutu pendidikan.
” kami sudah sediakan pos -pos bantuan beasiswa, silahkan manpaatkan peluang itu, untuk peningkatan kualitas pendidikan, kami berharap  tercipta kersama sinergis dan kondusif dengan lembaga pendidikan, dalam mewujudkan visi misi jabar kedepan. ” pungkasnya.***[harry gibrant]