UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Pgs Rektor UIN SGD Lantik 990 Wisudawan

[www.uinsgd.ac.id] Pengganti sementara (Pgs) Rektor UIN SGD Bandung Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag.  melantik 990 wisuda ke-61 di Auditorium UIN SGD Bandung, Minggu (15/3).

Ke-990 wisuda tersebut berasal dari Fakultas Ushuludin 47 orang; Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 261 orang; Fakultas Syariah dan Hukum 139 orang; Fakultas Dakwah dan Komunikasi 134 orang; Fakultas Adab dan Humaniora 80 orang; Fakultas Psikologi 36 orang; Fakultas Sains dan Teknologi 171 orang; Fakultas Ilmu Sosial dan
Politik 78 orang; Program Magister (S2) 27 orang dan Program Doktor (S3) 17 orang.

Dalam sambutannya, Pgs Rektor menjelaskan Wisuda merupakan puncak dari proses pendidikan di perguruan tinggi. Akan tetapi, wisuda bukanlah segala-galanya dalam konteks belajar sepanjang hayat (long-life education). Sebab, manusia adalah makhluk pembelajar yang tidak pernah mengenal kata berhenti. Begitu pentingnya
belajar, sehingga Rasulullah sampai bersabda “Tuntutlah ilmu dari buaian ibu hingga ke liang lahat” (اطلبوا العلم من المهد إلى اللحد). Dalam hadits lain juga dijelaskan “Barasiapa dalam perjalanan hidupnya ada waktu-waktu tertentu yang digunakan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga”. 

Pgs Rektor berharap, “Semoga yang lulus sarjana dapat meneruskan ke jenjang magister, yang lulus magister dapat melanjutkan ke jenjang doktor, dan yang doktor dapat mengembangkan ilmunya lebih jauh untuk memperoleh derajat mulia di sisi Allah. Yakinlah akan firman-Nya “Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat”

Para alumni UIN dari waktu ke waktu, telah terbukti mampu berkiprah di berbagai lapangan kehidupan baik bidang keagamaan, pemerintahan, politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun bidang lainnya. “Ada yang menjadi ulama, politisi, pengusaha, seniman, dan seterusnya. Kami sepenuhnya yakin bahwa alumni UIN mampu memenuhi tuntutan masyarakat sesuai bidang keahliannya,” jelasnya.

Pgs Rektor berpesan kepada seluluh lulusan untuk  senantiasa menjaga akhlak karimah dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam di manapun anda berkiprah. “Dengan akhlaklah UIN kita akan tegak, tanpa akhlak ia akan rusak ( انما الأمم الأخلاق ما بقيت وإن هم ذهبت أخلاقهم ذهبوا). Karena itu, menjadi tugas kita bersama, baik kami yang ada di dalam kampus, maupun bagi saudara-saudari yang berkiprah di luar, untuk selalu menegakkan akhlak mulia dan menyebarkan panji-panji Islam,” pungkasnya.

Pada prosesi Sidang Senat Wisuda ke-61 ini, Kepala Biro Administrasi Akademik (A2K), Drs. H. Habuddin, M. Si  pun membacakan penghargaan kepada 30 wisudawan yang meraih Yudicium Cumlaude dari berbagai Fakultas. 

Untuk Fakultas Ushuludin 3 orang; Fakultas Dakwah dan Komunikasi 3 orang; Fakultas Sains dan Teknologi 4 orang; Fakultas Tarbiyah dan keguruan 5 Orang; Fakultas Syariah dan Hukum 6 orang; Fakultas Adab dan Humaniora 3 orang; Fakultas Psikologi 1 orang; Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 5 orang. []