UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Peringati Hari HIV/AIDS Sedunia, Mahasiswa Turun ke Jalan

[uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperingati Hari HIV/AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember 2011. Acara ini digelar guna mengingatkan masyarakat dan mahasiswa agar lebih hati-hati terhadap hal-hal yang bisa mengakibatkan tertularnya penyakit HIV/AIDS. Diantaranya dengan memperbaiki moral, menghindari seks bebas, dan tidak menyalahgunakan narkoba.Menurut Siti Hamidah selaku Bendahara HMJ Pendidikan Biologi, aksi ini digelar karena inisiatif kawan-kawan semua atas hasil survey banyaknya siswa-siswi SMA serta mahasiswa yang sudah tidak perawan.“Kami turun ke jalan dan membagikan pamplet, bunga dari kertas dan sedotan, permen, dan pita merah sebagai simbol anti HIV/AIDS. Kami berharap, walaupun kontribusi yang kami berikan sangat kecil, tapi insyaallah bisa memberikan efek perubahan. Sehingga yang terjangkitnya pun bisa menurun, khususnya di wilayah Bandung. Dan sejauh ini pun respon dari masyarakat cukup baik. Terlihat ketika mereka berhenti dari kendaraannya dengan ramah dan menerima apa yang kami berikan,” ujarnya.Salah satunya adalah Desiskah. Menurut pengguna jalan ini, kegiatan semacam ini patutlah dicontoh. “Dan seharusnya masyarakat dan pemerintah pun turun ke jalan. Dan pemerintah harusnya malu, karena mahasiswa saja bisa menggelar aksi seperti ini,” ungkapnya.Kegiatan ini pun tidak terlepas dari pengawasan Polisi. “Saya mendukung sepenuhnya kegiatan mahasiswa ini. Karena memang kegiatan ini bagus. Saya selaku petugas, mengatur jalan agar lancar dan tidak menghambat jalannya lalu lintas,” tutur Tulus Widodo sebagai Polisi yang tengah mengatur lalu lintas ini. [] Sri Mulyani, Sova Sandrawati/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperingati Hari HIV/AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember 2011. Acara ini digelar guna mengingatkan masyarakat dan mahasiswa agar lebih hati-hati terhadap hal-hal yang bisa mengakibatkan tertularnya penyakit HIV/AIDS. Diantaranya dengan memperbaiki moral, menghindari seks bebas, dan tidak menyalahgunakan narkoba.Menurut Siti Hamidah selaku Bendahara HMJ Pendidikan Biologi, aksi ini digelar karena inisiatif kawan-kawan semua atas hasil survey banyaknya siswa-siswi SMA serta mahasiswa yang sudah tidak perawan.“Kami turun ke jalan dan membagikan pamplet, bunga dari kertas dan sedotan, permen, dan pita merah sebagai simbol anti HIV/AIDS. Kami berharap, walaupun kontribusi yang kami berikan sangat kecil, tapi insyaallah bisa memberikan efek perubahan. Sehingga yang terjangkitnya pun bisa menurun, khususnya di wilayah Bandung. Dan sejauh ini pun respon dari masyarakat cukup baik. Terlihat ketika mereka berhenti dari kendaraannya dengan ramah dan menerima apa yang kami berikan,” ujarnya.Salah satunya adalah Desiskah. Menurut pengguna jalan ini, kegiatan semacam ini patutlah dicontoh. “Dan seharusnya masyarakat dan pemerintah pun turun ke jalan. Dan pemerintah harusnya malu, karena mahasiswa saja bisa menggelar aksi seperti ini,” ungkapnya.Kegiatan ini pun tidak terlepas dari pengawasan Polisi. “Saya mendukung sepenuhnya kegiatan mahasiswa ini. Karena memang kegiatan ini bagus. Saya selaku petugas, mengatur jalan agar lancar dan tidak menghambat jalannya lalu lintas,” tutur Tulus Widodo sebagai Polisi yang tengah mengatur lalu lintas ini. [] Sri Mulyani, Sova Sandrawati/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperingati Hari HIV/AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember 2011. Acara ini digelar guna mengingatkan masyarakat dan mahasiswa agar lebih hati-hati terhadap hal-hal yang bisa mengakibatkan tertularnya penyakit HIV/AIDS. Diantaranya dengan memperbaiki moral, menghindari seks bebas, dan tidak menyalahgunakan narkoba.Menurut Siti Hamidah selaku Bendahara HMJ Pendidikan Biologi, aksi ini digelar karena inisiatif kawan-kawan semua atas hasil survey banyaknya siswa-siswi SMA serta mahasiswa yang sudah tidak perawan.“Kami turun ke jalan dan membagikan pamplet, bunga dari kertas dan sedotan, permen, dan pita merah sebagai simbol anti HIV/AIDS. Kami berharap, walaupun kontribusi yang kami berikan sangat kecil, tapi insyaallah bisa memberikan efek perubahan. Sehingga yang terjangkitnya pun bisa menurun, khususnya di wilayah Bandung. Dan sejauh ini pun respon dari masyarakat cukup baik. Terlihat ketika mereka berhenti dari kendaraannya dengan ramah dan menerima apa yang kami berikan,” ujarnya.Salah satunya adalah Desiskah. Menurut pengguna jalan ini, kegiatan semacam ini patutlah dicontoh. “Dan seharusnya masyarakat dan pemerintah pun turun ke jalan. Dan pemerintah harusnya malu, karena mahasiswa saja bisa menggelar aksi seperti ini,” ungkapnya.Kegiatan ini pun tidak terlepas dari pengawasan Polisi. “Saya mendukung sepenuhnya kegiatan mahasiswa ini. Karena memang kegiatan ini bagus. Saya selaku petugas, mengatur jalan agar lancar dan tidak menghambat jalannya lalu lintas,” tutur Tulus Widodo sebagai Polisi yang tengah mengatur lalu lintas ini. [] Sri Mulyani, Sova Sandrawati/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperingati Hari HIV/AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember 2011. Acara ini digelar guna mengingatkan masyarakat dan mahasiswa agar lebih hati-hati terhadap hal-hal yang bisa mengakibatkan tertularnya penyakit HIV/AIDS. Diantaranya dengan memperbaiki moral, menghindari seks bebas, dan tidak menyalahgunakan narkoba.Menurut Siti Hamidah selaku Bendahara HMJ Pendidikan Biologi, aksi ini digelar karena inisiatif kawan-kawan semua atas hasil survey banyaknya siswa-siswi SMA serta mahasiswa yang sudah tidak perawan.“Kami turun ke jalan dan membagikan pamplet, bunga dari kertas dan sedotan, permen, dan pita merah sebagai simbol anti HIV/AIDS. Kami berharap, walaupun kontribusi yang kami berikan sangat kecil, tapi insyaallah bisa memberikan efek perubahan. Sehingga yang terjangkitnya pun bisa menurun, khususnya di wilayah Bandung. Dan sejauh ini pun respon dari masyarakat cukup baik. Terlihat ketika mereka berhenti dari kendaraannya dengan ramah dan menerima apa yang kami berikan,” ujarnya.Salah satunya adalah Desiskah. Menurut pengguna jalan ini, kegiatan semacam ini patutlah dicontoh. “Dan seharusnya masyarakat dan pemerintah pun turun ke jalan. Dan pemerintah harusnya malu, karena mahasiswa saja bisa menggelar aksi seperti ini,” ungkapnya.Kegiatan ini pun tidak terlepas dari pengawasan Polisi. “Saya mendukung sepenuhnya kegiatan mahasiswa ini. Karena memang kegiatan ini bagus. Saya selaku petugas, mengatur jalan agar lancar dan tidak menghambat jalannya lalu lintas,” tutur Tulus Widodo sebagai Polisi yang tengah mengatur lalu lintas ini. [] Sri Mulyani, Sova Sandrawati/SUAKA

[uinsgd.ac.id] Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Biologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung memperingati Hari HIV/AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember 2011. Acara ini digelar guna mengingatkan masyarakat dan mahasiswa agar lebih hati-hati terhadap hal-hal yang bisa mengakibatkan tertularnya penyakit HIV/AIDS. Diantaranya dengan memperbaiki moral, menghindari seks bebas, dan tidak menyalahgunakan narkoba.Menurut Siti Hamidah selaku Bendahara HMJ Pendidikan Biologi, aksi ini digelar karena inisiatif kawan-kawan semua atas hasil survey banyaknya siswa-siswi SMA serta mahasiswa yang sudah tidak perawan.“Kami turun ke jalan dan membagikan pamplet, bunga dari kertas dan sedotan, permen, dan pita merah sebagai simbol anti HIV/AIDS. Kami berharap, walaupun kontribusi yang kami berikan sangat kecil, tapi insyaallah bisa memberikan efek perubahan. Sehingga yang terjangkitnya pun bisa menurun, khususnya di wilayah Bandung. Dan sejauh ini pun respon dari masyarakat cukup baik. Terlihat ketika mereka berhenti dari kendaraannya dengan ramah dan menerima apa yang kami berikan,” ujarnya.Salah satunya adalah Desiskah. Menurut pengguna jalan ini, kegiatan semacam ini patutlah dicontoh. “Dan seharusnya masyarakat dan pemerintah pun turun ke jalan. Dan pemerintah harusnya malu, karena mahasiswa saja bisa menggelar aksi seperti ini,” ungkapnya.Kegiatan ini pun tidak terlepas dari pengawasan Polisi. “Saya mendukung sepenuhnya kegiatan mahasiswa ini. Karena memang kegiatan ini bagus. Saya selaku petugas, mengatur jalan agar lancar dan tidak menghambat jalannya lalu lintas,” tutur Tulus Widodo sebagai Polisi yang tengah mengatur lalu lintas ini. [] Sri Mulyani, Sova Sandrawati/SUAKA