UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Pentingnya Peningkatan Penjaminan Mutu

[www.uinsgd.ac.id] Upaya peningkatan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan UIN SGD Bandung dan akreditasi Program Studi (Prodi)/ Jurusan serta Insitusi, maka Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar tiga Workshop; Workshop Kebijakan Mutu, Workshop Manajemen dan Tata Kelola Perguruan Tinggi  I dan II di Hotel Bandung Giri Gahana Golf and Resort Jatinangor Sumedang ruang Manglayang dari tanggal 30 September 2013 sampai 2 Oktober 2013.

Acara yang diikuti unsur pimpinan kampus mulai dari Sekretaris dan Ketua Prodi/Jurusan, Kabag, Kasubag, PUMK, Kepala dan Sekretaris Laboratorium, WD I,  WD II dan WD III, Dekan yang dibuka secara resmi oleh Rektor, Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, SH., MH., yang didampingi Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT., Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan, Drs. H. Habuddin, M. Si., dan Ketua LPM, Dr. H. Dindin Jamaluddin, M. Ag.

Dalam sambutannya Rektor menjelaskan peningkatan penjeminan muti menjadi penting. “Salah satu unsur terpenting dari penjeminan mutu ini pada peningkatan kualitas akreditasi Prodi dan Institusi,” paparnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas perolehan nilai akreditasi Prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mendapatkan A. Rektor, “Merasa senang, bangga atas perolehan nilai A. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa terus meningkatkan kualitas akreditasi Prodi,” jelasnya.

Bagi Ketua LPM menuturkan untuk meningkatkan penjaminan mutu ini dimulai dari Workshop Kebijakan Mutu dengan menghadirkan pembicara; Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi (Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB), Dr. Ija Suntana, M. Ag (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum) pada tanggal 30 September 2013.  Workshop Manajemen dan Tata Kelola Perguruan Tinggi  I dengan menghadirkan pembicara; Dr. Saefudin, M.Si (Satuan Penjaminan Mutu UPI), Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT. (Wakil Rektor III) pada tanggal 1 Oktober 2013 sampai Workshop Manajemen dan Tata Kelola Perguruan Tinggi  II dengan menghadirkan pembicara; Dr. Hilmi Aulawi, ST., MT. (Universitas Garut), Prof. Dr. H. Endang Soetari Ad., M.Si. (Guru Besar UIN SGD Bandung) pada tanggal 2 Oktober 2013.

Oleh karena itu, usaha peningkatan ini harus dibangun dengan target; “Pertama, Terlebih dahulu harus disamakan komitmen, persepsi dalam rangka membangun dan mengimplementasikan peningkatan kualitas kelembagaan dan akreditasi Prodi. Kedua,  Berkoordinasi dengan Guru Besar, tokoh-tokoh untuk duduk bersama membangun kampus dengan melibatkan seluruh Stakeholder yang tidak hanya mengandalkan tenaga pengajar,” paparnya, Selasa (1/10)

“Untuk itu diperlukan stategi mulai dari menyelenggarakan acara Workshop, Sosialisasi dalam bentuk publikasi sampai melakukan pelatihan yang tidak hanya melibatkan pimpinan, tetapi tenaga administratif atau staf harus diikutsertakan dalam peningkatan mutu dengan cara button up (dari bawah ke atas),” optimisnya.

Ketua LPM pun berharap “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa ikut andil dalam peningkatan kualitas pembelajaran di kampus dan akreditasi lembaga,” pungkasnya. []

[www.uinsgd.ac.id] Upaya peningkatan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan UIN SGD Bandung dan akreditasi Program Studi (Prodi)/ Jurusan serta Insitusi, maka Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar tiga Workshop; Workshop Kebijakan Mutu, Workshop Manajemen dan Tata Kelola Perguruan Tinggi  I dan II di Hotel Bandung Giri Gahana Golf and Resort Jatinangor Sumedang ruang Manglayang dari tanggal 30 September 2013 sampai 2 Oktober 2013.

Acara yang diikuti unsur pimpinan kampus mulai dari Sekretaris dan Ketua Prodi/Jurusan, Kabag, Kasubag, PUMK, Kepala dan Sekretaris Laboratorium, WD I,  WD II dan WD III, Dekan yang dibuka secara resmi oleh Rektor, Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, SH., MH., yang didampingi Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT., Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan, Drs. H. Habuddin, M. Si., dan Ketua LPM, Dr. H. Dindin Jamaluddin, M. Ag.

Dalam sambutannya Rektor menjelaskan peningkatan penjeminan muti menjadi penting. “Salah satu unsur terpenting dari penjeminan mutu ini pada peningkatan kualitas akreditasi Prodi dan Institusi,” paparnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas perolehan nilai akreditasi Prodi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Bahasa dan Sastra Arab (BSA), Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mendapatkan A. Rektor, “Merasa senang, bangga atas perolehan nilai A. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa terus meningkatkan kualitas akreditasi Prodi,” jelasnya.

Bagi Ketua LPM menuturkan untuk meningkatkan penjaminan mutu ini dimulai dari Workshop Kebijakan Mutu dengan menghadirkan pembicara; Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi (Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB), Dr. Ija Suntana, M. Ag (Dosen Fakultas Syariah dan Hukum) pada tanggal 30 September 2013.  Workshop Manajemen dan Tata Kelola Perguruan Tinggi  I dengan menghadirkan pembicara; Dr. Saefudin, M.Si (Satuan Penjaminan Mutu UPI), Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT. (Wakil Rektor III) pada tanggal 1 Oktober 2013 sampai Workshop Manajemen dan Tata Kelola Perguruan Tinggi  II dengan menghadirkan pembicara; Dr. Hilmi Aulawi, ST., MT. (Universitas Garut), Prof. Dr. H. Endang Soetari Ad., M.Si. (Guru Besar UIN SGD Bandung) pada tanggal 2 Oktober 2013.

Oleh karena itu, usaha peningkatan ini harus dibangun dengan target; “Pertama, Terlebih dahulu harus disamakan komitmen, persepsi dalam rangka membangun dan mengimplementasikan peningkatan kualitas kelembagaan dan akreditasi Prodi. Kedua,  Berkoordinasi dengan Guru Besar, tokoh-tokoh untuk duduk bersama membangun kampus dengan melibatkan seluruh Stakeholder yang tidak hanya mengandalkan tenaga pengajar,” paparnya, Selasa (1/10)

“Untuk itu diperlukan stategi mulai dari menyelenggarakan acara Workshop, Sosialisasi dalam bentuk publikasi sampai melakukan pelatihan yang tidak hanya melibatkan pimpinan, tetapi tenaga administratif atau staf harus diikutsertakan dalam peningkatan mutu dengan cara button up (dari bawah ke atas),” optimisnya.

Ketua LPM pun berharap “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa ikut andil dalam peningkatan kualitas pembelajaran di kampus dan akreditasi lembaga,” pungkasnya. []