UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Pentingnya Media Daring bagi Seorang PR

[www.uinsgd.ac.id] Di era media digital dewasa ini, penting bagi seorang Humas atau public relation (PR) untuk mampu menggunakan dan memanfaatkan pelbagai media daring. Hal tersebut disampaikan oleh CEO PT. Monday Media Nusantara, Monitorday.com, dan Islamiday.com, Muhamad Muchlas Rowi pada Kuliah Umum jurusan Ilmu Komunikasi Humas UIN SGD Bandung, Kamis (18/2/2016) di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

“Media online itu adalah sarana yang harus kita manfaatkan untuk meng-explore kemampuan seorang PR,” ujarnya. Muchlas pun menilai media daring itu tidak banyak memakan biaya, efektifitas terjamin dan bersifat fleksibel, tidak merepotkan.

Kehadiran media daring berdampak pada efektivitas dan efisiensi kegiatan Public Relations. Seorang praktisi termasuk mahasiswa Public Relations dituntut dapat beradaptasi dengan fenomena tersebut. Mereka harus mampu menguasai seluk beluk media daring, mulai dari cara menggunakan, teknik komunikasi sampai pemanfaatannya.

Dalam pelaksanaannya pun, lanjut Muchlas melalui media daring seorang PR dapat menyelesaikan tugasnya dengan cepat tanpa perlu menunggu hasil cetak terlebih dahulu. ”Ketika Public Relations akan menyiarkan release, melalui media online bisa lebih cepat, kalau media cetak harus menunggu cetak terlebih dahulu,” ungkapnya.

Kemampuan lain yang harus dimiliki seorang PR handal adalah dasar-dasar ilmu dan teknik jurnalistik. Tak hanya wartawan yang harus memiliki kemampuan ini, seorang PR pun harus menguasainya. “Praktisi Public Relations wajib memiliki ilmu dan teknik jurnalistik, serta mampu mengelola media online dengan baik,” tambah Muchlas.

Sedangkan, Pemimpin Umum LakeyBanget.com, Dzul yang juga menjadi pemateri dalam Kuliah Umum ini memaparkan dunia Public Relations saat ini hanya butuh inovasi dan kreativitas. “Orang-orang yang berinovasi dan memiliki kreativitas lah yang menjadi pemenang,” ujarnya. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa Humas semester dua, empat, dan enam. [Anjar Martiana, Ridwan Alawi/Suaka]