UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Penandatangan Kerjasama Kemenag RI dengan Pemkot Bandung

[www.uinsgd.ac.id] Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menandatangani kesepakatan bersama antara Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dengan pemerintah Kota Bandung terkait dukungan penyelenggaraan pemerintahan negara danpemerintahan daerah, di Kantor Kemenag RI, Selasa (21/6/2016).

Menurut Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag RI Syihabbudin Latif, seiring dengan rencana pemkot Bandung mengembangkan dan mengalihkan pusat pemerintahan ke Bandung Timur, Kementrian Agama menghibahkan berupa tanah seluas 100 ribu meter persegi kepada pemkot Bandung, yang diambil dari sertifikat dengan nomor 2 tahun 2011, di kecamatan Gede Bage, kelurahan Cimencrang. Sedangkan pemkot Bandung menghibahkan berupa tanah seluas 20 ribu meter persegi atau 2 hektar di samping kampus UIN Bandung Cibiru Jalan A.H Nasution, 3 unit bangunan pendidikan dengan masing-masing 3000 meter persegi untuk tiga fakultas, serta sebidang tanah seluas 2700 meter persegi, di jalan Pelajar Pejuang 45 Bandung, dengan diatasnya berdiri bangunan hotel.

Sementara itu dalam sambutannya Ridwan Kamil menyampaikan terima kasihnya kepada menteri Agama telah memberikan dukungan penuh dalam bentuk hibah dalam upaya menjadikan Bandung Timur menjadi pusat kota kedua.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada pak menteri untuk kerjasama ini, awalnya Bandung Timur ini akan menjadi perumahan biasa, saya bilang ini tidak bisa, harus ada pusat kota baru,” ujarnya.

Ridwan Kamil mengatakan di Bandung ini ada dua peristiwa infrastruktur lahirnya jalur kereta api dari Jakarta ke Bandung, kedua dibangunnya tol Cipularang. Dengan dinamika tersebut, pusat kota Bandung saat ini sudah kurang cocok sebagai pusat pemerintahan. “Untuk itu idealnya harus ada pusat pertumbuhan kedua,” kata Ridwan.

Sementara itu, Menteri Agama RI Lukman Hakim mengatakan kerjasama ini merupakan langkah yang baik dan positif antara Kemenag RI dan pemkot Bandung untuk saling berkontribusi, memfasilitasi dan bersinergi, dan masing masing mengoptimalkan peran dan fungsi terutama dalam aspek yang dikerjasamakan.

“ini langkah positif untuk terus saling berkontribusi dan saling bersinergi,” ujar Lukman.

Lanjut Lukman kerjasama ini meliputi pengembangan pusat pemerintahan kota Bandung, peningkatan dan pemantapan ajaran agama,  pemantapan kerukunan intra dan antar umat beragama, penyelenggaraan dan pelayanan rumah ibadah yang berkualitas, penyelenggaraan ibadah haji yang akuntabel, serta peningkatan akses dan pendidikan agama.

 

Sumber Bandung.go.id