UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Perbama Championship Ajang Pencarian Atlet Baru

Gelanggang Olahraga (GOR) UIN SGD Bandung, Senin (28/1/2019) dipenuhi sorak-sorai penonton pertandingan final badminton yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Persatuan Badminton Mahasiswa (PERBAMA). Turnamen Bulu Tangkis  Perbama Championship Tingkat Jawa Barat ini Diselenggarakan mulai 21-28 Januari dengan tema “The Winner Never Stop Trying”. Kategori peserta lomba dimulai dari pra usia uini,  usia dini, anak-anak , pemula dan SMA dengan jumlah total 413 peserta.

Ketua Pelaksana kegiatan, Agung Satria mengatakan, berbeda dengan tahun sebelumnya, karena regulasi  baru Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam kegiatan turnamen tingkat Jawa Barat serta  untuk menghindari pencurian umur. Akibatnya kali ini peserta Perbama Championship diharuskan daftar secara online yang langsung terintegrasi dengan PBSI Jawa Barat.

“Tujuan  turnamen ini sebagai wadah untuk para atlet  muda di Jawa Barat, juga mencari bibit baru yang bisa masuk ke UIN SGD Bandung  terkhusus untuk anak SMA,” ungkap Agung, Senin (28/1/2019).

Kepala Bagian Kemahsiswaan UIN SGD Bandung, Wawan Gunawan berpesan dalam sambutannya pada acara pembukaan, Kamis (21/1/2019) bahwa hasil dari kegiatan turnamen ini bisa melahirkan atlet-atlet yang nantinya bisa  mengharumkan nama kampus.

“Tahun ini UIN SGD Bandung membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi salah satunya dibidang olahraga. Nantinya calon mahasiswa bisa masuk tanpa tes. Hanya perlu melampirkan sertifikat prestasi yang pernah diraih,” ungkap Wawan.

Selain itu Wawan juga mengungkapkan, UIN SGD Bandung sedang membangun gedung sport center di kampus dua. Dan untuk kedepannya turnamen Perbama Championship akan dilaksanakan di gedung tersebut.

Sama dengan Wawan, Ketua Umum Perbama, Luthfi Akbar Fauzi  mengungkapkan bahwa  tujuan diselanggarakan turnamen ini sebagai ajang silahturahmi antar atlet di Jawa Barat serta menjadi wadah mereka untuk bisa lebih bergengsi diranah Bulutangkis. Juga untuk memudahkan peserta turnamen dalam mendaftarkan kuliahnya melalui jalur prestasi di UIN SGD Bandung

“Tujuan dari program kerja tahunan Perbama ini supaya peserta tertarik untuk daftar ke UIN SGD Bandung melalui jalur prestasi, dan kedepannya ingin lebih mengasah kemampuan mereka lagi setelah menjadi mahasiswa UIN untuk kemudian bisa mengahrumkan nama kampus ,” ucapnya,

Luthfi berharap semoga turnamen berikutnya panitia bisa menampung lebih banyak peserta lagi, menjadi ajang yang lebih bergengsi juga melahirkan atlet-atlet yang baru. Dan Kemahasiswaan bisa mendukung turnamen ini dengan memperbaiki fasilitas GOR dengan menambah jumlah lapangan.

Salah satu peserta  dari SMAN 4 Bandung, Raffi Fadhil yang tahun ini ketiga kalinya mengikuti Turnamen Perbama Champhionship mengeluhkan fasilitas yang ia terima sebagai peserta karena lamanya waktu bermain dilapangan, namun ia juga mengapresiai turnamen yang diselenggarakan oleh Perbama  UIN SGD Bandung ini karena levelnya Provinsi. (Sani Muhammad Ramdani, Elsa Yuliandri/Suaka)