UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Akreditasi Prodi, Jangan Menunggu Kadaluarsa

Rektor UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung Prof Dr H Mahmud, M.Si berpesan kepada para Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan UIN SGD agar memperhatikan batas berakhirnya (masa kadaluarsa) akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT). Ini penting agar yang sudah meraih nilai A mampu mempertahankannya, dan yang baru meraih nilai B ditingkatkan menjadi A.

Pesan ini disampaikan Prof Mahmud pada saat memberikan amanat pelantikan para pejabat baru UIN SGD Bandung, di Gedung Abdjan Soelaeman, Kampus I, Jalan AH Nasution No 105 Cipadung, Cibiru Bandung, Selasa (15/10/2019).

Sebanyak 180 pejabat baru dilantik. TEridiri dari pimpinan jurusan yang tersebar di sembilan fakultas, pejabat laboratorium, Kopertais (Koordinatorat Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta), International Office, dan unit-unit lainnya.

Khusus di Fakultas Syariah dan Hukum, formasi pimpinan Jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum masih diketuai Dr Ayi Yunus Rusyana, M.Ag dan Sekretaris Yayan Khaerul Anwar, S.H.I., M.Ag; Jurusan Ilmu Hukum diketuai Dr H Utang Rosidin, SH, MH dan sekretaris Muhamad Kholid, SH, MH; Jurusan Hukum Keluarga diketuai H Burhanudin, S.Ag, MH, sekretaris Dra Siti Nur Fatoni, M.Ag.

Jurusan Hukum Tata Negara masih dijabat Dr H Chaerul Shaleh, M.Ag dan sekeraris Ridwan Eko Prasetyo, S.H.I. MH; Jurusan Hukum Pidana Islam diisi pejabat baru Enceng Arif Faizal, M.Ag (ketua) dan Yusup Azazy, S.Ag., MA (sekretaris);  Jurusan Muamalah diketuai Dr Jaenudin, M.Ag dan sekretaris Dr Hj. Neni Nuraeni, M.Ag.; dan Ketua Laboratorium Harry Yuniardy, M.Ag.

Menurut Rektor, pimpinan jurusan –dengan disupport oleh pimpinan fakultas—sejak dini sebaiknya mempersiapkan dan menyusun borang akreditasi sejak ini, minimal setahun sebelum batas waktu kadaluarsa akreditasi. Bahkan, Prodi yang mendapatkan nilai A harus mempersiapkan diri untuk akreditasi tingkat Asia yakni AUN-QA (ASEAN University Network on Higher Education for Quality Assurance). “Pokoknya Jangan sampai kadaluarsa, karena akan merugikan alumni termasuk merugikan kampus kita tercinta,” pesannya.

Terkait dengan pejabat baru yang dilantik, Rektor berpesan agar tetap meluruskan niat bekerja semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, sehingga daya upaya yang dilakukan mendapat keberkahan, serta UIN SGD Bandung bisa meraih prestasi yang unggul, kompetitif, dan bermartabat. “Tidak lupa, syukuri apapun jabatan yang kita raih, agar rizki yang kita semakin bertambah dan berkah,” ujar Rektor.   

Ia mengajak semua sivitas untuk bekerja sama dan sama-sama berkerja, sesuai dengan porsi dan kemampuan masing-masing, terutama misi ke depan UIN Bandung menuju World Class University. “Jangan egois! Di tangan kitalah kelanjutan UIN SGD Bandung ini, sesuai dengan yang diharapkan para pendahulu kita,” katanya. [nanang sungkawa]