UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

PBSB & Ushuluddin sebagai Fakultas Perjuangan

[www.uinsgd.ac.id] Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M. Si., membuka acara Orientasi Mahasiswa Baru Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Angkatan ke-3 Jurusan Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dilaksanakan di Hotelalt Lingga, Selasa (18/08).

Dalam acara pembukaan tersebut, dihadiri pula oleh Kasubdit PD-Pontren, Dr. H. Ainur Rofiq, M.Ag., dan Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., yang didampingi para Wakil Dekan serta Kajur dan Sekjur Tasawuf Psikoterapi Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan rasa terimakasih kepada pihak Kemenag dalam hal ini Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) yang telah memberikan kepercayaan kepada Fakultas Ushuluddin untuk menangani kegiatan PBSB. “Yu kita maksimalkan program yang diluncurkan oleh Kementerian Agama. Jangan disia-siakan !” tegasnya.

Menurut Rektor, PBSB adalah sesuatu yang patut dibanggakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Atas nama pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung saya berterimakasih kepada PD-Pontren atas kepercayaan yang diberikan kepada Fakultas Ushuluddin untuk mengelola PBSB ini. Bahkan, PBSB menjadi sesuatu hal yang patut kita banggakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung” tegasnya.

Bagi Rektor, mahasiswa PBSB adalah merupakan bibit-bibit unggul yang harus dikelola dan diproses dengan baik. Rektor mengatakan, ketika berbicara tentang pendidikan rumusnya ada 3, input, proses dan output. Dengan adanya ketiga rumus tersebut diharapkan mahasiswa PBSB bisa memberikan output yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.  “PBSB ini merupakan bibit unggul yang harus diproses dan dikelola dengan baik. Barangnya bagus diproses dengan baik pula maka akan menghasilkan output yang bagus pula, “ tegasnya.

Rektor pun meyakini dengan adanya mahasiswa PBSB ini, jurusan Tasawuf Psikoterapi akan menjadi jurusan idola di kemudian hari kalau mahasiswa PBSB yang menjadi percontohan ini bisa membuktikan prestasinya. Selain itu, Rektor berharap mahasiswa PBSB ini bisa memunculkan pikiran-pikiran atau konsep tasawuf yang bisa dijadikan terapi untuk masyarakat. “Dugaan saya, jurusan Tasawuf Psikoterapi ini akan menjadi idola jikalau mahasiswa PBSB ini bisa membuktikan prestasinya dan memunculkan pikiran serta konsep tasawuf yang bisa dijadikan terapi untuk masyarakat, “ lanjutnya.

Dengan adanya PBSB ini, Rektor berharap hal ini menjadi terobosan baru bagi Fakultas Ushuluddin. Baginya, Fakultas Ushuluddin adalah Fakultas Perjuangan yang harus diperjuangkan eksistensinya sehingga tidak mati suri. “Semoga PBSB menjadi terobosan baru yang akan mengembalikan eksistensi Fakultas Ushuluddin. Jujur saja, bagi saya Fakultas Ushuluddin adalah Fakultas Perjuangan yang saya tidak akan ikhlas jika Ushuluddin mati suri,” pungkasnya.

Senada dengan Rektor, Dekan Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., sangat berterimakasih kepada PD-Pontren yang telah memberikan kepercayaan untuk mengelola PBSB hingga angkatan ke-3 ini yang semuanya dititipkan di Pondok Pesantren Al-Wafa. Dekan pun berharap semoga tahun-tahun berikutnya masih bisa dipercaya untuk mengelola PBSB hingga angkatan ke 4,5 dan seterusnya. “Kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga kedepannya masih bisa diberi kepercayaan yang sama hingga angkatan ke 4, 5 dan seterusnya,” tegasnya.

Selain itu, Dekan pun berterimakasih kepada Rektor atas dukungan serta kepercayaannya sehingga Fakultas Ushuluddin Tahun Akademik 2015/2016 ini memiliki jumlah mahasiswa baru kurang lebih 870 yang sudah registrasi. Ini merupakan jumlah terbanyak bahkan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. ” Secara khusus saya berterimakasih kepada bapak Rektor yang telah memberikan dukungan serta kepercayaan sehingga Fakultas Ushuluddin tahun ini banyak peminatnya bahkan kurang lebih 870 mahasiswa baru telah melakukan registrasi. Ini merupakan jumlah terbanyak sejauh ini,” pungkasnya. [Agus]