UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Opak 2014: Mahasiswa Harus Miliki 4 Kompetensi

[www.uinsgd.ac.id] Sebanyak 5536 peserta mengikuti Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) Mahasiswa Baru UIN SGD Bandung tahun akademik 2014/2015 secara resmi dibuka pada Sidang Senat Terbuka oleh Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Deddy Ismatullah, SH., M.Hum.

Rektor menjelaskan kegiatan OPAK ini dilaksanakan di lingkungan UIN SGD Bandung dari pada tanggal 28-30 Agustus 2014 harus diikuti oleh seluruh mahasiswa baru karena OPAK merupakan gerbang awal pengenalan dunia kampus UIN SGD Bandung mulai dari hakikat, fungsi, dan tugas saudara-saudara sebagai mahasiswa baru.

“Untuk itu, sebagai mahasiswa UIN SGD Bandung, diharapkan memiliki 4 kompetensi; Pertama, Hapal Al-Qur’an (Minimal 3 Juz). Kedua, Menguasai Teknologi Komputer. Ketiga, Menguasai Bahasa (Bahasa Arab dan Inggris), dan Keempat, Menguasai bacaan kitab kuning. Dengan empat kompetensi itu lulusan-lulusan UIN SGD Bandung diharapkan mampu berkiprah di masyarakat yang kompetitif,” tegasnya.

Mahasiswa sebagai seorang terpelajar dan bagian masyarakat, seyogianya memiliki peran yang kompleks dan menyeluruh sehingga dikelompokkan dalam fungsi agent social of change, agent social control, and iron stock.

Menurut Rektor, idealnya mahasiswa menjadi panutan dalam masyarakat, berlandaskan pengetahuan, tingkat pendidikan, norma-norma yang berlaku di sekitarnya, dan pola berfikirnya. Apalagi mahasiswa sebagai iron stock yang berarti mahasiswa seorang calon pemimpin bangsa masa depan, menggantikan generasi yang telah ada dan melanjutkan tongkat estafet pembangunan dan perubahan.

“Soft skill lain yang harus dimiliki mahasiswa seperti kepemimpinan, kemampuan memposisiskan diri, interaksi lintas generasi dan sensitivitas yang tinggi, sehingga benar-benar memiliki kemampuan yang komprehensif,” jelasnya.

Rektor berharap mudah-mudahan kita bisa mensukseskan kegiatan OPAK ini dan berpesan kepada para mahasiswa baru, “Saya ucapkan selamat mengikuti OPAK. Semoga saudara-saudara menjadi mahasiswa yang benar-benar memahami hakikat, fungsi, dan tugas sebagai seorang mahasiswa, dan mampu mengimplementasikannya di masyarakat,” pungkasnya.