UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mulyana, Pimpin BEMF Dakwah dan Komunikasi

[www.uinsgd.ac.id] Mahasiswa Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam Mulyana Nugraha terpilih menjadi ketua Badan Eksekutif Mahasiswa-Fakultas (BEM-F) Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung.

Dari Hasil Pemilu Raya BEM-F Dakwah dan Komunikasi hari Kamis (22/11) lalu, Mulyana memperoleh 515 suara. Ia unggul 20 suara dari pesaingnya, Asep Zaelani, yang hanya memperoleh 495 suara. Sementara itu, jumlah kertas suara yang tidak diisi sebanyak 969 kertas suara.

 Menanggapi kemenangannya, Mulyana menyatakan bahwa tidak ada kemenangan dan kekalahan dalam Pemilu Raya BEM-F Dakwah dan Komunikasi tersebut.

”Sebetulnya tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah. Keduanya, saya dan teman saya sama-sama memenangkan ini semua. Saya tanpa Asep tidak ada apa-apanya, tapi saat ini mungkin saya orang yang diamanahi menjadi ketua. Bukan berarti pemimpin untuk diri saya sendiri tetapi untuk memimpin orang banyak. Jadi tidak ada kekalahan atau kemenangan,” ujarnya saat diwawancara, Jum’at (23/11).

 “Agenda yang paling mendasar, saya ingin teman-teman terjun ke Soreang yang sedang mengalami banjir. Minimal ada aksi dari senat, ada baksos, ada penggalangan bantuan untuk membantu saudara-saudara kita,” ujar Mulyana, Jumat (23/11).

Setelah itu, ia pun berencana untuk membuat kegiatan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat, dimana semua jurusan dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung bisa ikut andil dalam kegiatan tersebut.

Agenda Selanjutnya menyikapi hari libur, mudah-mudahan konsepnya matang, kita akan mengadakan seperti KKM. Ini merupakan program dimana nantinya semua jurusan dari lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi bisa ikut andil. Kita mengabdi ke masyarakat. Mungkin itu planning saat ini yang saya fikirkan,” ujarnya menambahkan.

Diakhir wawancara, Mulyana berharap Fakultas Dakwah dan Komunikasi bisa lebih dikenal lagi oleh banyak orang.

“Saya harap Fakultas Dakwah dan Komunikasi lebih terkenal, orang tidak malu kuliah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Tidak lagi minder menyebutkan bahwa almamater saya adalah Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Lebih jauhnya Fakultas Dakwah dan Komunikasi bisa terkenal, minimal di tataran UIN,” pungkasnya.***[SuakaOnline]