UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Menggali Strategi Menulis di Jurnal Bereputasi

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD Bandung Dr H Ah Fathonih terus memacu para dosennya untuk mengasah kemampuan menulis karya ilmiah untuk dipublikasikan di jurnal bereputasi.

Langkah ini dilakukan Dekan karena memiliki komitmen dan kebijakan untuk menguatkan jurnal ilmiah, yang menjadi bagian penting dalam rangka meningkatkan kredibilitas keilmuan di FSH.

“Terlebih bagi para dosen peneliti, hasil karyanya harus dipublikasikan dalam jurnal, agar tulisannya bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dekan saat menyampaikan sambutannya dalam Workshop “Strategi Penulisan Artikel dan Publikasi Jurnal Internasional Beruputasi”, Rabu (22/05/2019).

Workshop ini diikuti oleh seluruh  dosen FSH, menghadirkan narasumber yang berpengalaman dan professional dalam menulis Jurnal:  Grisna Anggadwita, ST, MSM (Telkom University Bandung) dan Dini Turpanam Alamanda (Universitas Garut).

Dr Fathonih mengakui bahwa tulisan yang bertemakan keagamaan sering mendapat kesulitan manakala dipublikasikan di jurnal berskala internasional, yang lebih memprioritaskan tema-tema umum. Karenanya, ia menggelar workshop untuk menggali berbagai strategi dalam menulis jurnal yang bertemakan agama.

Rektor UIN SGD Bandung Pro Dr H Mahmud, M.Si menyambut baik gagasan Dekan FSH yang terus memotivasi para dosennya untuk menulis di Jurnal. “Mari kita galakan kegiatan menulis sekaligus menghidupsuburkan jurnal di lingkungan UIN SGD ini. Ini sebagai tanda bahwa sumber daya manusia kita semakin meningkat,” katanya.  

Rektor juga menyampaikan apresiasi dan kebanggaanya kepada pimpinan FSH dan segenap dosen dan staf karyawan, atas kesuksesan tiga prodi (Ilmu Hukum, Hukum Pidana Islam, dan Perbandingan Mazhab) yang telah meraih akreditasi A Badan Akreditasi Nasional (BAN PT).

“Alhasil, prodi di FSH semuanya terakreditasi A. Terima kasih atas kerja sama dan kesolidan pimpinan, dosen, dan karyawan di FSH. Semoga keunggulan ini membawa manfaat dan berkah bagi kita semua, amin,” ujar Rektor. Selanjutya, tinggal memilih prodi mana yang akan diperkuat dan diusulkan untuk akreditasi internasional.

Dalam kesempatan yang sama Prof Mahmud menyampaikan rencananya bahwa dalam waktu dekat akan membentuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), dalam rangka meneguhkan ekonomi Islam agar bisa menjawab dan menyelesaikan problem kehidupan manusia.

 “Insya-Allah dalam waktu dekat kita bentuk FEBI ini, karena kampus kita sudah terakreditasi A Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT),” ujar saat membuka worksop.

Rupanya persoalan akreditasi yang menjadi ganjalan lambatnya pembentukan FEBI ini. Padahal kehadiran fakultas baru ini sudah didamba-dambakan oleh sivitas akademika sejak lama, karena menyangkut reputasi dan posisi tawar UIN SGD Bandung di mata masyarakat.  

Induk semang FEBI  ini adalah FSH. Karena prodi-prodi yang akan memperkuat FEBI ada di FSH antara lain Prodi Manajemen Keuangan Syaraiah (MKS), Akuntansi Syariah, dan Eknonomi Syariah. Karenanya Rektor menyarankan kepada Dekan FSH Dr H Ah Fathonih segera memikirkan prodi baru, karena akan kehilangan tiga prodi. (Nanang Sungkawa)