UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mahasiswa Ushuluddin Dibekali Kemampuan Menulis

[www.uinsgd.ac.id] Ciri khas dan kelebihan mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Bandung adalah memiliki kemampuan menulis. Dengan keterampilan tersebut, lulusan Fakultas Ushuluddin diharapkan mampu menembus persaingan dunia kerja.  “ Tulis menulis adalah adalah dunianya mahasiswa, dan itulah karakteristik mahasiswa Ushuluddin. Maka dari itu pelatihan ini sangat penting bagi para mahasiswa,” demikian  sambutan yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Bandung Prof.Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag saat membuka acara Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah yang diselenggarakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Senat Mahasiswa Fakultas ( 23/02).

Dekan pun mengapresiasi positif kegiatan tersebut, apalagi melihat antusiasme peserta pelatihan yang cukup tinggi. Ada seratus lebih mahasiswa yang mengikuti acara tersebut. Lebih lanjut Dekan menyatakan,  dituntut untuk mampu berpikir rasional, pragmatis serta sanggup memecahkan permasalahan di lingkungan masyarakat.

Pembantu Dekan Tiga Fakultas Ushuluddin Drs. Afghoni, M.Ag menyatakan  pihaknya bertekad untuk terus meningkatkan kualitas mahasiswanya dengan berbagai pelatihan. Pelatihan yang akan dilaksanakan  diantaranya, pelatihan menulis, kepemimpinan, kewirausahaan, serta seminar ilmiah dan keagamaan. “Minggu depan, ada pelatihan kepemimpinan, terus nanti ada pelatihan kewirausahaan. Insya Allah ini semua untuk kepentingan mahasiswa,” tegasnya.

Pelatihan menulis kali ini di diisi oleh narasumber ahli yang juga dosen Fakultas Ushuluddin dan dikenal cukup produktif menulis yaitu Dr. Bambang Qomaruzzaman, M.Ag dan Dr. Ali Masrur, M.Ag.  Acaranya pun sangat meriah dan disambut antusias oleh mahasiswa, bahkan ada mahasiswa dari fakultas lain yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Meta, mahasiswi jurusan Tasawuf Psikoterapi Semester Enam mengaku tertarik mengikuti kegiatan pelatihan ini karena selain ingin menjadi penulis dia pun ingin menambah skill dan wawasannya. Sementara Agus Taufik Habibi, mahasiswa jurusan Aqidah Filsafat Semester Dua mengaku termotivasi menjadi penulis setelah mengikuti kegitan tersebut. [Agus].