UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mahasiswa UIN Wajib Miliki Empat Kompetensi

[www.uinsgd.ac.id] Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dedy Ismatullah, SH., M.Hum., mengharapkan para mahasiswanya mampu menjadi manusia modern, dengan ciri-ciri mudah beradaptasi dengan perubahan zaman, cekatan dalam menyatakan pendapat, bertanggung jawab, berorientasi ke masa depan, aktif berorganisasi, berwawasan teknologi, dan mumpuni dalam ilmu pengetahuan.

“Mahasiswa adalah generasi penerus bangsa, calon pemimpin-pemimpin masa depan. Saya optimis lulusan UIN Bandung akan menjadi kader bangsa yang andal,” ujar Deddy saat melantik 5.431 mahasiswa baru Tahun Akademik 2013/2014 pada Prosesi Sidang Senat Terbuka dalam Orientasi Pengenalan Akademik (OPAK) di Kampus UIN SGD Jl AH Nasution Bandung, akhir pekan lalu (30/8).

Selain memiliki rasa kebanggaan terhadap kampusnya, mahasiswa UIN Bandung wajib mengasah diri selama kuliah hingga memiliki empat kompetensi: hapal Al-Qur’an minimal 3 Juz, menguasai teknologi informasi, menguasai bahasa minimal bahasa Arab dan Inggris, dan mampu membaca kitab Kuning.

OPAK dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo dalam kapasitas dosen tamu di Fakultas Sains dan Teknologi UIN Bandung. “Saya ucapkan terima kasih kepada UIN Bandung yang siap mendukung dan menyukseskan semua program Menpora dalam hal kepemudaan dan keolahragaan,” kata Roy, seraya menyatakan kesiapannya untuk mengajar maupun mengisi seminar di perguruan tinggi Islam tersebut.

Kepala Bagian Kemahasiswan UIN Bandung Drs. H. Asep Saepudin Malik, M.Ag., menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan membina setiap kegiatan kemahasiswaan. “Insya-Allah sekuat tenaga saya membantu kelancaran penyelenggaraan pelaksanaan akademik khususnya dalam administrasi kemahasiswaan dan alumni. Bahkan akan melakukan pembinaan penalaran dan kesejahteraan mahasiswa melalui penyediaan beasiswa,” katanya.

Mengenai pengelolaan serta pengembangan bakat dan minat dan kegemaran mahasiswa, kampus memfasilitasinya di 24 unit kegiatan mahasiswa (UKM) dan senat mahasiswa di delapan fakultas. Di UKM tersebut mereka bisa mengekspresikan dan mengasah masing-masing bakat dan kemampuannya.

“Ini dalam rangka melekatkan rasa kebanggaan terhadap kampus, sekaligus menambah wawasan dan pengalaman yang berguna bagi masa depannya,” jelas Asep seraya menjelaskan bahwa peminat kuliah di UIN Bandung tahun ini meningkat tajam. Itu terlihat dari jumlah pendaftar calon mahasiswa yang mencapai 56 ribu, sedangkan yang diterima hanya 5.431 orang. [Nanang, Ibn Ghifarie]