UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG

Mahasiswa UIN SGD Bandung Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM

[uinsgd.ac.id] Sebagai bentuk kepedulian terhadap rakyat kecil, sekitar 30 mahasiswa yang tergabung dalam Forum Demokratisasi Kampus (FDK) melakukan aksi di depan pintu Kampus UIN SGD Bandung yang menolak kenaikan BBM dan sembat membuat memacetkan arus lalu lintas di Jalan A. H. Nasution karena satu unit mobil tangki yang mengangkut BBM di sandra para demonstran, Kamis (22) siangDalam tuntutanya “BBM naik adalah bentuk kekerasan negara. Maka FDK menuntut Pertama, Tolak kenaikan BBM. Kedua, Tolak liberalisasi Mogas. Ketiga, Cabut UU No 22/2011 tentang Migas. Keempat, Nasionalisasikan seluruh aset negara. Kelima, Mahasiswa harus bersatu dengan rakyat. Keenam, Rektor harus mendukung gerakan mahasiswa UIN SGD Bandung” ungkap sang OratorMenurut Redi Daha Prawira, Koodinator Lapangan (Korlap) FDK menjelaskan “Aksi ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap rakyat kecil atas rencana kenaikan BBM dan pihak rektor harus mendukung aksi penolakan BBM” tegasnyaRencananya, akasi ini akan terus dilakukan selama pemerintah berniat menaikan BBM “Aksi akan terus berlangsung sampai tanggal 1 April. Caranya, dengan menggalang kekuatan organisasi Ekstra dan Intra kampus untuk menuntut penolakan kenaikan BBM” jelasnya”Selain itu, kita akan bergerak ke tiap aliansi organisasi kedaerahan untuk menolak kenaikan BBM karena mahasiswa merupakan bagikan terpenting dari elemen kemasyarakatan” tambahnyaSelama aksi, pejabat kampus yang diwakili oleh Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. H. Mohammad Ali Ramdhani, MT ikut mendampingi para demonstran. Saat ditanya ihwal pendukungan atas penolakan kenaikan BBM, ia menuturkan “Pada dasarnya kami akan terus mendampingi apa yang dilakukan oleh adik-adik berkenaan dengan aksi penolakan kenaikan BBM” ujarnyaIa menghimbau kepada seluruh demonstran tidak berbuat anarkis “Sebab aksi di depan pintu masuk kampus UIN SGD Bandung bersentuhan langsung dengan masyarakat. Berbeda dengan melakukan aski di depan gedung Rektorat” cetusnyaSetelah berhasil melakukan satu unit mobil tangki yang mengangkut BBM akhirnya para demonstran embubarkan diri. [Ibn Ghifarie]